WN Rusia Perampok Money Changer di Bali Tewas Ditembus Peluru, Ini Pengakuan Penjaga Kos

Sebuah rumah dengan gapura dan pagar tinggi tampak terlihat di Jl. Pasir Putih No.10B Kedonganan Kelurahan Kuta Bali.

WN Rusia Perampok Money Changer di Bali Tewas Ditembus Peluru, Ini Pengakuan Penjaga Kos
Zaenal Nur Arifin/Tribun bali
Suasana money changer di Tanjung Benoa, Bali usai peristiwa perampokan dinihari tadi, Selasa (19/3/2019). 

Pada Selasa dinihari pukul 00.30 Wita ia didatangi orang tidak dikenal. Belum sempat bertanya, orang tak dikenal tersebut memukulnya hingga pingsan.

Hal yang mirip menimpa Gedi Kurniawan.

Gedi yang sedang tidur tiba-tiba didatangi seseorang yang langsung memukul bagian belakang kepalanya dengan linggis sehingga tidak sadarkan diri.

Baca: Sulit Menembus Skuat Utama Chelsea, Olivier Giroud Buka Peluang Kembali ke Lyon

Nasib sama juga dialami Abdul Haris Karim.

Sekelebat ia melihat seseorang masuk ke dalam kantor dan langsung memukulnya hingga pingsan.

Setelah sadar, ketiga saksi korban melihat keadaan kantor sudah berantakan dan brankas tidak berada di tempatnya.

Ketiga karyawan Money Changer BMC mengalami luka-luka akibat pukulan para pelaku perampokan.

Pipi kanan Abdul Haris retak, Gedi Kurniawan mengalami luka di punggung sebelah kiri, kepala bagian belakang, pelipis sebelah kanan, dan mata kanan atas.

Sandriadi mengalami luka di bagian pipi sebelah kanan.

“Ketiganya pingsan. Saat siuman mereka mengaku dalam kondisi diikat menggunakan tali nilon dan mulutnya dilakban," kata sumber kepolisian.

Seperti disaksikan Tribun Bali, kemarin, police line melintang di depan money changer tersebut.

Pintu kaca dalam keadaan terbuka serta terlihat ceceran koran bekas tersebar di depan pintu dan bagian dalam money changer.

Sumber dekat TKP mengaku baru tahu kejadian itu pada Selasa (19/3) pagi.

“Tahunya pagi tadi waktu mau buka kantor. Banyak polisi tadi di sini. Tim labfor juga tadi sudah ke sini,” ujar karyawan agen travel, Saka, yang kantornya bersebelahan dengan Money Changer BMC.

Ia menambahkan, setiap hari money changer tersebut ramai dikunjungi wisatawan manca negara yang menukarkan uang.

“Mungkin karena money changer tersebut lebih besar dari yang lainnya di kawasan ini. Jadi ramai terus. Di atas jam 10 malam kawasan sini sudah sepi biasanya,” tutur Saka.

Dikonfirmasi terpisah, Kapolresta Denpasar Kombes Pol Ruddi Setiawan membenarkan adanya kejadian tersebut.

“Masih dalam penyelidikan anggota,” ujarnya. (*)

Artikel ini telah tayang di tribun-bali.com dengan judul WNA Rusia yang Ditembak Mati Polisi Tinggal di Indekos Kedonganan, Penjaga Kos Ungkap Fakta ini,

Editor: Hendra Gunawan
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved