Kementerian ESDM Resmikan PJU Tenaga Surya di 40 Titik di Toraja Utara

Meski PJU TS tersebut merupakan realisasi program anggaran TA 2018, namun ia akan melaporkan kepada Menteri ESDM Ignasius Jonan

Kementerian ESDM Resmikan PJU Tenaga Surya di 40 Titik di Toraja Utara
Gita Irawan/Tribunnews.com
Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral Direktorat Jenderal Energi Baru, Terbarukan, dan Konservasi Energi meresmikan Penerangan Jalan Umum Tenaga Surya di 40 titik di Kabupaten Toraja Utara, Sulawesi Selatan pada Kamis (21/3/2019). 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Gita Irawan

TRIBUNNEWS.COM, TORAJA UTARA - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral Direktorat Jenderal Energi Baru, Terbarukan, dan Konservasi Energi meresmikan Penerangan Jalan Umum Tenaga Surya (PJUTS) di 40 titik di Kabupaten Toraja Utara, Sulawesi Selatan pada Kamis (21/3/2019).

Dalam sambutannya, Staf Khusus Menteri ESDM Eddi Hariyadhi mengatakan proyek PJU TS tersebut tidak hanya diperuntukan untuk daerah-daerah yang belum tersentuh listrik namun juga berguna di perkotaan karena aspek hemat energi dan konservasinya.

Ia mengatakan, meski PJU TS tersebut merupakan realisasi program anggaran TA 2018, namun ia akan melaporkan kepada Menteri ESDM Ignasius Jonan untuk menambah lagi jumlahnya.

Hal itu disampaikannya usai mendengar sambutan Bupati Toraja Utara Kalatiku Paembonan saat Peresmian Penerangan Jalan Umum Tenaga Surya (PJU - TS) di Goa Londa, Toraja Utara, Sulawesi Selatan pada Kamis (21/3/2019).

Baca: Survei Litbang Kompas, Trend Elektabilitas PAN Terus Naik

Baca: Sugiman Nikahi Siti Nur Khasanah di Atas Pohon, Mas Kawinnya Pembacaan Pancasila dan Sebutir Durian

"Apa yang tadi Pak Bupati sampaikan kami akan laporkan ke Pak Menteri, untuk berikutnya memang masih diperlukan. Tidak hanya di daerah yang belum terjangkau listrik tapi juga termasuk fokusnya melengkapi infrastruktur untuk menunjang pariwisata," kata Eddi.

Eddi juga meminta kepada pemerintah daerah melalui dinas terkait mengenai peta pengembangan pariwisata yang ada di Toraja Utara guna mempermudah pengalokasian dana dalam rangka menunjang pariwisata setempat.

"Tapi kalau kita mendapatkan amunisi berupa catatan, bahwa misalnya Kabupaten A membutuhkan sekian untuk keperluan ini. Kabupaten B membutuhkan sekian untuk keperluan itu. Itu akan lebih mudah untuk mengalokasikan. Nanti kami akan ngobrol juga dengan Pak Adian (Napitupulu) di Jakarta, untuk bagaimana melakukan ini lebih baik lagi," kata Eddi.

PJU TS tersebut memiliki daya tahan tiga sampai lima tahun tergantung cuaca.

Pengoperasiannya sendiri sudah setingan dari pabrikan.

Halaman
12
Penulis: Gita Irawan
Editor: Hendra Gunawan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved