Wapres Jusuf Kalla Serahkan Penghargaan Sistem Pemerintahan Elektronik Terbaik ke Bupati Banyuwangi

Banyuwangi ditunjuk sebagai kabupaten dengan layanan sistem pemerintahan berbasis elektronik terbaik oleh Kemenpan RB

Wapres Jusuf Kalla Serahkan Penghargaan Sistem Pemerintahan Elektronik Terbaik ke Bupati Banyuwangi
ISTIMEWA/TRIBUNJATIM.COM
Wakil Presiden Jusuf Kalla menyerahkan penghargaan layanan sistem pemerintahan berbasis elektronik (SPBE) terbaik kepada Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas di Jakarta Kamis (28/3/2019). 

TRIBUNNEWS.COM, BANYUWANGI - Banyuwangi ditunjuk sebagai kabupaten dengan layanan sistem pemerintahan berbasis elektronik (SPBE) terbaik oleh Kementerian Pendayagunaan dan Administrasi Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB).

Hasil penilaian tersebut diserahkan Wakil Presiden Jusuf Kalla didampingi Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Syafruddin kepada Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas di Jakarta Kamis (28/3/2019).

Pada evaluasi SPBE ini Banyuwangi mendapatkan indeks sebesar 3,43 dari skala 5 atau yang tertinggi di kategori kabupaten seluruh Indonesia.

Bupati Anas mengatakan, Banyuwangi bersyukur mendapatkan penilaian baik pada evaluasi SPBE yang dilakukan oleh Kemenpan-RB.

“Alhamdulillah, tadi Pak Wapres dan Pak Menteri PAN-RB memacu seluruh daerah untuk terus memperbaiki kinerja terutama menyempurnakan sistem elektronik," ucap Anas.

"Muaranya adalah kepuasan masyarakat terhadap kinerja dan layanan pemerintah daerah, juga dalam konteks memperlancar program peningkatan kesejahteraan sosial-ekonomi masyarakat,” tambahnya.

Anas menyebut Banyuwangi telah menerapkan sistem elektronik pada berbagai urusan pemerintahan dan pelayanan publik.

Banyuwangi bahkan telah memiliki peraturan bupati Banyuwangi (Perbup) tentang sistem informasi manajemen daerah tahun 2018 yang menaungi semua sistem informasi manajemen daerah (SIMDA).

“Dengan teknologi ini semua pekerjaan akuntabel dan efisien sekaligus menyiasati keterbatasan pegawai,” ujar Anas.

“Maka bagi Banyuwangi, teknologi ini bukan pilihan dan gaya, tapi keharusan karena instrumen itu sangat membantu mengingat daerah kami sangat luas, bahkan terluas di Jawa. Tanpa teknologi kami akan kesusahan,” imbuh Anas.

Halaman 2 >>>>>

Editor: Januar Adi Sagita
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved