Breaking News:

Iming-iming Es Krim Gratis, Penjual Es Keliling di Sidoarjo Ajak Anak-anak SD Berbuat Tak Senonoh

Seorang penjual es krim ketahuan berulang kali berbuat tak senonoh dengansejumlah bocah SD.

Editor: Sugiyarto
TRIBUNMADURA/M TAUFIK
Dwi Eko Prasetyo, warga Desa Bakalan, Kecamatan Gondang, Kabupaten Mojokerto, pelaku pencabulan para siswi SD di Sidoarjo, dengan modus pemberian es krim, saat di Polresta Sidoarjo, Jumat (29/3/2019). 

TRIBUNNEWS.COM, SIDOARJO - Seorang penjual es krim ketahuan berulang kali berbuat tak senonoh dengansejumlah  bocah SD.

Modusnya, pelaku memberikan es krim gratis untuk membujuk anak-anak yang diincarnya.

Dia adalah Dwi Eko Prasetyo, warga Desa Bakalan, Kecamatan Gondang, Mojokerto yang sehari-hari berjualan es krim keliling di kawasan Waru, Sidoarjo.

Pria 29 tahun ini ditangkap polisi karena dilaporkan diduga telah menodai bocah SD di kawasan Waru, Sidoarjo.

"Ada laporan dari orangtua korban bahwa dia telah mencabuli (berbuat tak senonoh) terhadap dua anak SD di sebuah gang di Desa Bungurasih, Kecamatan Waru, Sidoarjo."

"Berdasar laporan itulah, dia ditangkap petugas," ungkap Kasat Reskrim Polresta Sidoarjo Kompol Muhammad Harris, Jumat (29/3/2019).

Saat ditangkap di tempat kosnya, awalnya pelaku sempat mengelak. Tapi setelah dibawa ke Polresta Sidoarjo dan menjalani pemeriksaan di Unit PPA (perlindungan perempuan dan anak) Sat Reskrim Polresta Sidoarjo, kejahatannya terungkap.

Dia pun ditetapkan sebagai tersangka dan dijebloskan ke dalam penjara.

"Penyidikan masih berlanjut, dan petugas berupaya mengembangkan perkara ini. Ada dugaan bukan hanya dua itu saja korbannya," urai Harris.

Ya, dari penyidikan yang dilakukan petugas kepolisian, diketahui pelaku memang sudah berulang kali melancarkan aksi tak terpuji. Sasarannya adalah anak-anak berusia sekitar 6-10 tahun.

Halaman
12
Sumber: Surya
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved