Sambil Menangis, Sunjaya Sebut Setoran Uang dari Anak Buahnya Untuk Kordinasi Muspida Cirebon

Ia menyebut kondisi dinamika sosial Kabupaten Cire‎bon yang membuatnya terpaksa menerima gratifikasi tersebut.

Sambil Menangis, Sunjaya Sebut Setoran Uang dari Anak Buahnya Untuk Kordinasi Muspida Cirebon
Tribun Jabar/Mega Nugraha
Bupati Cirebon non aktif Sunjaya Purwadisastra menangis sesegukan ‎ di persidangan Pengadilan Tipikor pada Pengadilan Negeri Bandung, Jalan LLRE Martadinata Rabu (10/4) dengan agenda persidangan pemeriksaan terdakwa. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Mega Nugraha Sukarna

TRIBUNNEWS.COM, BANDUNG-Bupati Cirebon non aktif Sunjaya Purwadisastra menangis sesenggukan ‎ di persidangan Pengadilan Tipikor pada Pengadilan Negeri Bandung, Jalan LLRE Martadinata Rabu (10/4) dengan agenda persidangan pemeriksaan terdakwa.

Ia menangis sesenggukan saat ‎ditanya jaksa KPK soal permintaan uang dari Sunjaya kepada sejumlah kepala dinas yang hendak mendapat promosi jabatan.

"Saya salah, saya mohon maaf. Saya mengakui menerima uang, tapi demi Allah saya tidak pernah meminta," ujar Sunjaya.

Sunjaya mengaku memiliki alasan menerima uang-uang gratifikasi ‎dari bawahannya.

Baca: BREAKING NEWS: Polisi Tangkap Seorang Artis Terkait Narkoba

Baca: KPPAD Kalbar, Laporkan Akun Twitter yang Memviralkan Kasus Pengeroyokan Siswi SMP di Pontianak

Ia menyebut kondisi dinamika sosial Kabupaten Cire‎bon yang membuatnya terpaksa menerima gratifikasi tersebut.

"Saya mengaku salah, tapi kondisi Kabupaten Cirebon mendesak saya untuk menerima uang itu untuk koordinasi dengan Muspida Cirebon, menghadapi LSM," ujarnya sambil terisak. Jaksa meminta Sunjaya untuk tenang.

Sunjaya melanjutkan kisahnya., ‎Ia mencontohkan uang-uang untuk kordinasi dengan Muspida Cirebon.

Setiap sekali kunjungan presiden ke Cirebon misalnya, selama ia memimpin, membutuhkan dana Rp 600 juta untuk kordinasi dengan Muspida Cirebon.

"Uang itu harus disediakan dari bupati untuk ke Muspida, ‎sedangkan dari APBD Cirebon justru sama sekali tidak anggarkan uang untuk kordinasi Muspida, belum lag mengurusi orang demo," ujar dia.

Halaman
12
Editor: Hendra Gunawan
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved