Cerita Penangkapan Bandar Sabu 8 Kg di Semarang, Polisi Menyamar Jadi OB

Dari hasil pengintaian ini, diketahui Rudy menginap di Apartemen Candiland Semarang di Jalan Diponegoro.

Cerita Penangkapan Bandar Sabu 8 Kg di Semarang, Polisi Menyamar Jadi OB
Tribun Jateng/ M Radlis
Kapolrestabes Semarang Kombes Pol Abioso Seno Aji menunjukan tersangka pengedar sabu dan barang bukti, di Mapolrestabes Semarang, Selasa (9/4/2019) 

TRIBUNNEWS.COM, SEMARANG - Rudy Rachman (32), tersangka bandar narkoba jenis sabu seberat 8 Kg  yang ditangkap anggota Reserse Narkoba Polrestabes Semarang di Apartmen Candiland Semarang tidak kooperatif kepada penyidik.

Jawaban dari mulutnya lebih banyak tidak tahu dan tidak kenal.

Rudy Rachman masuk ke Kota Semarang melalui bandara Ahmad Yani dari Banjarmasin menggunakan identitas palsu bernama M Malik.

Sebelum masuk ke Kota Semarang, polisi sudah mendapat informasi akan ada transaksi besar narkoba jenis sabu.

Kasat Narkoba Polrestabes Semarang, AKBP Bambang Yugo, langsung memerintahkan anggotanya mengumpulkan informasi detail.

Baca: PNS Magelang Tewas di Toilet Terminal Wonosobo, Diduga Sakit Jantung

Baca: Ini Impresi Jenny dan Lisa BlackPink saat Gunakan Galaxy A70

Selain itu, pengintaian mulai dilakukan di titik masuk Kota Semarang seperti bandara, pelabuhan, stasiun, terminal dan perbatasan kota.

Pengintaian juga dilakukan di hotel, apartemen, hingga rumah kos.

"Informasi itu masuk sekitar tanggal 25 Maret 2019," kata Yugo, Rabu (10/4/2019).

Polisi sudah memegang ciri-ciri fisik tersangka sebelum masuk ke Kota Semarang.

Berbekal informasi ciri-ciri fisik inilah polisi melakukan pengintaian di hampir seluruh titik keramaian di Kota Semarang.

Halaman
1234
Editor: Hendra Gunawan
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved