Penculikan Anak

Fakta-fakta Penculikan Anak yang Terjadi di Masjid Al-Amin Bintara Jaya Bekasi

Berikut ini fakta-fakta kasus penculikan anak yang terjadi di Masjid Al-Amin, Bintara Jaya III, Bekasi Barat, Bekasi pada Selasa (9/4/2019).

Fakta-fakta Penculikan Anak yang Terjadi di Masjid Al-Amin Bintara Jaya Bekasi
TRIBUNJAKARTA.COM/YUSUF BACHTIAR
Berikut ini fakta-fakta kasus penculikan anak yang terjadi di Masjid Al-Amin, Bintara Jaya III, Bekasi Barat, Bekasi pada Selasa (9/4/2019). 

Sutarno penjaga masjid mengatakan, saat kejadian kondisi sekitar masjid tidak dalam keadaan sepi. Kebetulan kata dia depan masjid terdapat PAUD dan taman pengajian anak-anak sehingga wajar jika di sekitar lokasi kerap ditemukan ibu-ibu bersama balita.

Baca: Yang Muda Melawan Lupa, Sebuah Konser Mengenang Korban Penculikan

Baca: Cegah Penculikan Anak dengan Permainan Edukatif Ratokid

"Kondisi masjid kaya biasa aja enggak sepi ada orang di dalam di luar juga ada orang cuma enggak ada yang curiga," kata Sunarto, Rabu (10/4/2019).

Dia bahkan menurut sejumlah saksi dan berdasarkan rekaman CCTV, pelaku sempat menggendong korban dan mengajak main di teras masjid. Dia juga sempat membelikan jajanan berupa makanan dan minuman.

"Anaknya berani diajak ngobrol, dikasi jajanan makan di sini (masjid) terus digendong lagi dibawa pergi," jelas dia.

Sementara itu, Aprilia Lestari ibu kandung korban mengatakan, Anisa merupakan tipikal anak yang mudah bergaul dengan siapa saja. Apalagi lagi kata dia ketika diberikan jajanan.

"Anaknya gampang akrab apalagi kalau dikasi jajanan enggak cengeng dia," ungkap Aprilia.

Baca: Warga Lhokseumawe Ditemukan Meninggal di Sumedang, Jadi Korban Penculikan?

Baca: Ketahui Penculikan Aktivis 98, Eggy Sudjana Pertanyakan Mengapa Jokowi Tak Hukum Agum

4. Ibu korban pasrah berharap penculik mengembalikan anaknya

Aprilia Lestari tidak kuasa saat menerima musibah putrinya bernama Anisa Suci Ardiwibowo diculik saat bermain di Masjid Al-Amin, Bintara Jaya III, Kecamatan Bekasi Barat, Kota Bekasi, Selasa (9/4/2019).

Ia mengaku telah kehabisan cara untuk dapat menemukan putrinya berusia tiga tahun tersebut. Bahkan sejak anaknya hilang diculik, April mengaku sudah mencari ke sejumlah tempat, dia juga sempat meminta bantuan ke sejumlah ustadz atau orang pintar.

"Udah cari kemana aja, sampe Pulogadung, Cakung, Jatibening, udah saya cari," ungkap Aprilia, Rabu (10/4/2019).

Halaman
1234
Editor: Whiesa Daniswara
Sumber: TribunJakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved