Kasus Mutilasi di Blitar

Usai Mutilasi Guru Honorer, Pelaku Mengaku Jual Koper Ibu Rp 200Ribu, Malamnya Ketakutan Lihat Arwah

Pelaku mutilasi guru honorer Budi Hartanto, Aris Sugianto bongkar soal koper dan jerit ketakutannya saat tengah malam karena didatangi arwah

Usai Mutilasi Guru Honorer, Pelaku Mengaku Jual Koper Ibu Rp 200Ribu, Malamnya Ketakutan Lihat Arwah
kolase Surya/TribunJatim/TribunBogor
guru honorer Budi Hartanto, mayatnya dibuang dalam koper oleh pelaku bernama Aris Sugianto 

TRIBUNNEWS.COM -- Dua orang pelaku pembunuhan dan mutilasi guru honorer, Budi Hartanto (28) asal Kediri berinisial Ajis Prakoso (AP) dan Aris Sugianto (AS) ditangkap pihak polisi ungkap pengakuan.

Satu dari dua pelaku, AS atau Aris Sugianto merupakan warga Kabupaten Blitar yang berdomisili di Kediri.

Pelaku AS atau Aris Sugianto tercatat sebagai warga Dusun/Desa Mangunan, Kecamatan Udanawu, Kabupaten Blitar.

Tak hanya itu, ternyata jarak rumah AS atau Aris Sugianto dengan lokasi penemuan jasad korban tanpa kepala ini sekitar 1,5 kilometer.

Mayat Budi Hartanto guru honorer yang tanpa kepala ini diketahui ditemukan dalam koper tergeletak di pinggir sungai bawah Jembatan Karanggondang, Udanawu, Blitar, Rabu (3/4/2019).

Pelaku bernama AS atau Aris Sugianto ini pun menceritakan perihal koper yang ia gunakan untuk menyimpan jenazah sang guru honorer, Budi Hartanto.

Menurut pengakuan AS atau Aris Sugianto, koper yang ia gunakan ini merupakan milik sang ibunda berinisial N (55).

Hal itu disampaikan ibu AS atau Aris Sugianto, N usai diperiksa di Mapolres Blitar Kota, Jumat (12/4/2019).

BACA SELENGKAPNYA >>>>>>>>>>

Editor: TribunnewsBogor.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved