Dirawat Dua Hari, Pengemudi Honda Jazz yang Ditabrak Kereta Api Meninggal Dunia

Aldi menyusul calon istrinya yakni Febri Rachmawati (20) meninggal dunia di lokasi kejadian saat mobilnya ditabrak kereta api

Dirawat Dua Hari, Pengemudi Honda Jazz yang Ditabrak Kereta Api Meninggal Dunia
Tribun Jabar/Mega Nugraha
Kendaraan roda empat jenis minibus dengan pelat nomor D 210 ICA ditabrak kereta api saat melintasi perlintasan kereta api Jalan Sumatera, Kota Bandung Jumat (12/4/2019) sekitar pukul 23.50 WIB. TRIBUN JABAR/MEGA NUGRAHA 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Hilman Kamaludin

TRIBUNNEWS.COM, CIMAHI - Aldi Syah Maulana (24), warga Kompleks Cijerah II Blok 16 Nomor 121, Kelurahan Melong, Kecamatan Cimahi Selatan, Kota Cimahi yang menjadi  korban kecelakaan di pintu perlintasan Kereta Api Jalan Sumatera, Kota Bandung akhirnya meninggal dunia di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung, Senin (15/4/2019).

Ia mengalami luka dalam yang cukup serius dan sempat mendapat perawatan selama 2 hari atau setelah mengalami kecelakaan pada Jumat (12/4/2019) sekitar pukul 23.50 WIB.

Kecelakaan itu, berawal saat mobil Honda Jazz bernomor polisi D 210 ICA tertabrak kereta api hingga menyebabkan Aldy, sang pengemudi, luka parah.

Sedangkan penumpang yang belakangan diketahui calon istrinya yakni Febri Rachmawati (20) meninggal dunia di lokasi kejadian.

Setelah kejadian Febri Rachmawati yang merupakan warga Kampung Kelapa RT 03/03 Cicokol, Tangerang, Banten dibawa ke kediamannya.

Baca: Minibus Dihantam Kereta Api di Perlintasan Jalan Sumatera Bandung, Seorang Dikabarkan Tewas

Sedangkan Aldy Syah Maulana langsung mendapat perawatan di rumah sakit karena saat itu kondisinya kritis.

"Sebelum meninggal Aldy Syah Maulana sempat dirawat di RSHS selama dua hari, tapi karena kondisinya parah ia meninggal tadi sekitar pukul 05.00 WIB dan dimakamkan pukul 11.30 WIB," ujar Kakak Kandung Aldi, Ricky Ardiansyah (27) saat ditemui di rumah duka, Senin (15/4/2019).

Rencananya, Aldy dan Febry itu akan tunangan setelah lebaran, kemudian setelah itu akan melangsungkan pernikahan karena sudah lama berhubungan dan kedua keluarga pun sudah saling mengenal.

"Sebenarnya mau langsung nikah, tapi kalau di Tangerang harus tunangan dulu. Mereka baru pulang dari Singapura karena sama satu pekerjaan. Saat kejadian juga mereka baru pulang meeting di Kota Bandung," katanya.

Ia mengatakan, untuk melangsungkan pernikahan adiknya itu, sekitar dua bulan yang lalu keluarganya sudah datang ke Tangerang untuk membicarakan persiapan rencana tersebut, sehingga kedua keluarga sudah saling menyetujui.

"Sudah ada ada rencana mau nikah, soalnya gak enak juga karena kalau Febry ke Bandung suka menginap di sini tapi tidurnya di rumah saya gak di rumah Aldy," ucapnya.

Berdasarkan persetujuan kedua keluarganya, lanjut Ricky, sejoli tersebut akan melangsungkan pernikahan pada September 2019, namun rencana pernikahan itu harus gagal akibat kecelakaan tersebut.

Editor: Eko Sutriyanto
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved