Dua Pemotong Dana Hibah Pemkab Tasikmalaya Divonis 2 Tahun, Sekda Abdulkodir Dipidana 1 Tahun

Terdakwa Abdulkodir selaku Sekda Pemkab Tasikmalaya yang pertama kali menyuruh mencari penerima hibah kemudian memotong dana hibah

Dua Pemotong Dana Hibah Pemkab Tasikmalaya Divonis 2 Tahun, Sekda Abdulkodir Dipidana 1 Tahun
Tribun Jabar/Mega Nugraha
Dua terdakwa kasus korupsi pemotongan dana hibah Pemkab Tasikmalaya dari unsur swasta, Mulyana dan Setiawan dipidana penjara lebih berat dibanding terdakwa lainnya dari unsur ASN Pemkab Tasikmalaya. 

"Menjatuhkan pidana penjara untuk terdakwa Abdulkodir selama 1 tahun 4 bulan dan pidana denda Rp 50 juta.

Menghukum terdakwa untuk membayar uang negara sebagai pengganti kerugian negara sebesar Rp 1,4 miliar namun terdakwa sudah mengembalikan ‎uang pengganti tersebut," ujar M Razad. Vonis hakim lebih rendah dari tuntutan jaksa yakni 2 tahun pidana penjara.

Baca: Kakek Tompo Buang Bayi Hasil Hubungan Gelapnya Dengan Anak Sendiri

Baca: Pilpres Selesai, Maruf: Cebong dan Kampret Kita Kubur Saja

‎Untuk terdakwa Maman Jamaludin selaku Kabag Kesra Setda Kabupaten Tasikmalaya dipidana penjara selama 1 tahun 4 bulan, denda Rp 50 juta subsidair 2 bulan dan menghukum untuk membayar ganti rugi Rp 365 jt.

Pidananya lebih rendah dari tuntutan yakni 1 tahun 8 bulan.

Lalu untuk terdakwa Ade Ruswandi selaku Kepala DPKAD dan terdakwa Endin selaku Kepala Inspektorat, keduanya dari Pemkab Tasikmalaya dipidana lebih rendah dari terdakwa Abdulkodir dan Maman Jamaludin.

"Menjatuhkan pidana penjara masing-masing untuk Ade Ruswandi dan Endin selama 1 tahun pidana penjara, denda Rp 50 juta subsidair 2 bulan dan membayar uang pengganti 70 juta," ujar Razad.

Pidana penjara selama 1 tahun, denda Rp 50 juta susidair 2 bulan dan menghukum terdakwa membayar ganti rugi sebesar Rp 170 juta dijatuhkan majelis hakim untuk terdakwa Alam Rahadian Muharam dan Eka Ariansyah selaku ASN di Bagian Kesra Pemkab Tasikmalaya. ‎

Baca: Pilpres Selesai, Maruf: Cebong dan Kampret Kita Kubur Saja

Baca: Ranty Maria Beberkan Alasan Masih Simpan Barang Pemberian dari Ammar Zoni, Natasha Wilona Kaget

Sedangkan dari unsur swasta, terdakwa Sri Mulyani dipidana penjara selama 1 tahun 2 bulan dan menghukum terdakwa untuk mengganti kerugian negara sebesar Rp 136,5 juta.

Kasus ini bermula saat Pemkab Tasikmalaya menganggarkan hibah untuk 1000 lebih penerima di Kabupaten Tasikmalaya.

Namun, pencairan pada 21 yayasan bermasalah.

Halaman
123
Editor: Hendra Gunawan
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved