Coklat Mermaid Seharga Rp 500 Jadi Petaka, Korban Tertarik Gambar Putri Duyung di Bungkusannya

Selang satu jam setelah makan cokelat tersebut, korban muntah-muntah dan mengeluarkan keringat dingin

Coklat Mermaid Seharga Rp 500 Jadi Petaka, Korban Tertarik Gambar Putri Duyung di Bungkusannya
istimewa
cokelat Mermaid 

Nur yang juga warga Pajang Wetan Gang I kini masih menunggu kondisi anaknya membaik di RS Budi Rahayu.

"Kabarnya, Jesika meninggal di RS Bendan, namun saya belum tahu pasti karena masih menunggu anak saya di rumah sakit," tambahnya.

Korban Alami Intoksikasi

NUR Syafia Rahma mengalami intoksikasi atau keracunan.

Sejauh ini kami masih mendalami kemungkinan lain karena hasil pemeriksaan menunjukkan, urine Syafia mengandung darah.

Di sisi lain, leukosit atau sel darah putih Syafia meningkat menjadi 16 ribu, sedangkan normalnya di bawah 14 ribu.

Nur Syafia Rahma satu di antara dua korban coklat mermaid, sedang dirawat intensif di ruang anak RS Budi Rahayu, Kamis (25/4/2019). (TRIBUN JATENG/BUDI SUSANTO)
Nur Syafia Rahma satu di antara dua korban coklat mermaid, sedang dirawat intensif di ruang anak RS Budi Rahayu, Kamis (25/4/2019). (TRIBUN JATENG/BUDI SUSANTO) ()

Peningkatan leukosit itu bisa jadi karena intoksikasi setelah memakan cokelat.

Saat dibawa ke rumah sakit, Rabu (24/4) lalu, Syafia mengalami muntah-muntah, disertai pusing hebat.

Itu menandakan tubuhnya kemasukan benda asing, dan tubuh Syafia menolaknya. Dan gejala tersebut merupakan gejala keracunan.

Selanjutnya, Syafia menjalani perawatan hampir 24 jam di RS Budi Rahayu, dan kini kondisinya menunjukkan peningkatan.

Keluhan saat dibawa pertama kali ke sini sudah berkurang, kesadarannya penuh bahkan sudah bisa diajak komunikasi, serta gejala mual diperutnya sudah tidak terasa lagi.

Ia menambahkan, intoksikasi bisa menyebabkan meninggal dunia jika salah dalam penanganan.

Jika masyarakat menemukan kasus yang sama, korban sesegera mungkin dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis. Salah sedikit dalam penanganan intoksikasi bisa berakibat fatal.

Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Pekalongan, lakukan uji laboratorium kandungan cokelat mermaid ke Kota Semarang.

Diketahui diduga akibat mengonsumsi cokelat bermerek mermaid, satu bocah meninggalkan dunia dan satu lagi harus dilarikan ke rumah sakit.

Untuk menguji kandungan cokelat, Jumat (26/4/2019) pagi, Kepala Dinkes Kota Pekalongan, Slamet Budiyanto langsung membawa contoh coklat tersebut ke BPOM Kota Semarang.

"Pagi ini kami akan bawa semple cokelat mermaid ke BPOM Kota Semarang untuk dilakukan uji laboratorium," jelasnya.

Dituturkannya, Dinkes masih menunggu hasil uji laboratorium untuk disampai ke publik.

"Kami menunggu uji kandungan dari BPOM, mungkin setelah ada hasil kami akan sampaikan ke publik," paparnya.

Slamet mengimbau masyarakat Kota Pekalongan untuk berhati-hati dalam mengonsumsi jajanan kemasan.

"Kode produksi dan legalitas dari BPOM harus benar-benar diperhatikan, jangan sampai produk berbahaya dikonsumsi, apalagi oleh anak-anak," tambahnya. (bud)

Editor: Eko Sutriyanto
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved