Kasus Mutilasi di Blitar

Warga Sering Merinding Saat Lewat di Lokasi Mutilasi Guru Honorer, Ini Fakta-faktanya

Pada Rabu (24/2/2019), kedua pelaku pembunuhan, Aris dan Ajis melakukan rekonstruksi di TKP pembunuhan warung nasi goreng.

Warga Sering Merinding Saat Lewat di Lokasi Mutilasi Guru Honorer, Ini Fakta-faktanya
tribun jatim/luhur pambudi
Aris Sugianto (kiri) dan Ajis Prakoso (kanan), dua pelaku pembunuhan Budi Hartanto (28), guru honorer Kota Kediri yang tubuhnya dimutilasi, digelandang ke Polda Jatim, Jumat (12/4/2019). 

TRIBUNNEWS.COM, KEDIRI -- Fakta terbaru kasus pembunuhan guru honorer, Budi Hartanto (28) di Desa Sambi, Kecamatan Ringinrejo, Kabupaten Kediri.

Dipantau SURYA.co.id di lokasi kejadian pembunuhan, warga setempat mengaku merinding setiap melewati warung nasi goreng yang pernah disewa pelaku pembunuhan, Aris Sugianto (32).

Selain itu, terdapat fakta lain terkait kasus pembunuhan guru honorer asal Kediri.

1. Warga Dengar Suara

Warga Ringinrejo, Sutikno (40) menjadi salah satu warga yang kerap merinding saat melewati lokasi mutilasi guru honorer.

"Malam hari lewat depan warung tempat mutilasi korban rasanya merinding. Apalagi kalau lampunya mati suasana gelap," ungkapnya.

Baca: Jokowi di Ambang Rekor, Jika Menang Lagi Maka Jadi Jawara 5 Kali Pemilu

Baca: Tim Sukses Depresi Ditagih Sang Caleg Karena Hanya Dapat 567 Suara, Ini Kisahnya

Selain itu, ada pula warga yang sempat mendengar suara aneh seperti tangisan dan jeritan seseorang di warung.

"Katanya ada yang menangis, kemudian menjerit-jerit saat malam hari," tuturnya.

Selain Sutikno, pria bernama Amin juga sempat merasakan hal serupa.

Diakui Amin, ia merasa ada aura yang berbeda saat melewati warung tersebut.

Halaman
1234
Editor: Hendra Gunawan
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved