Densus 88 Tangkap Seorang Penjual Es Dawet di Sukoharjo, Sosoknya Tak Pernah Dicurigai Warga

Seorang terduga teroris berinisial A (25) diamankan satuan Densus 88, di Gumpang, Kartasura, Selasa (14/5/2019) pagi.

Densus 88 Tangkap Seorang Penjual Es Dawet di Sukoharjo, Sosoknya Tak Pernah Dicurigai Warga
Persdanetwork/Bian Harnansa/Persdanetwork/Bian Harnansa
Petugas Densus 88 Anti Teror (AT) berjaga jaga usai ledakan di depan Hotel JW Marriott , Jakarta, Jumat (17/7). Insiden ledakan terjadi di Hotel JW Marriott dan Ritz Carlton Jakarta yang menewaskan sedikitnya sembilan orang tewas dan melukai puluhan orang lainnya.

TRIBUNNEWS.COM, SUKOHARJO - Seorang terduga teroris berinisial A (25) diamankan satuan Densus 88, Selasa (14/5/2019) pagi.

Ketua RT: 07 / RW: 01 Gumpang, Kartasura, Nur Alim, membenarkan peristiwa penangkapan terduga teroris tersebut.

"Ya benar, ada penangkapan pagi tadi, namun yang bersangkutan belum pindah KTP sini," katanya.

A merupakan warga pindahan, dia menempati rumahnya di Gumpang sejak enam bulan terakhir.

Dalam kesehariannya, dia berjualan dawet dan angkringan di pertigaan jalan dekat rumahnya.

Nur Alim menambahkan, penangkapan terjadi usai sholat sekitar pukul 05.00 Wib.

"Beliau ikut sholat subuh dan kultum di Mushola Al-A'rof (belakang rumah A)," katanya.

Setelah A melakukan salat subuh, di perjalanan pulang, A langsung diamankan tim antiteror Desus 88.

"Saat penangkapan tadi warga sempat heboh, banyak warga yang saat menunaikan ibadah salat subuh."

BACA SELENGKAPNYA>>>

Editor: Putradi Pamungkas
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved