Breaking News:

Kasus Mutilasi di Malang

Sugeng Sadar saat Mutilasi Korban di Pasar Besar Malang, Psikiater Ungkap Kondisi Kejiwaannya

Sugeng sadar saat memutilasi jasad korban di Pasar Besar Malang, psikiater ungkap kondisi kejiwaannya.

SURYAMALANG/Hayu Yudha Prabowo
Sugeng sadar saat memutilasi jasad korban di Pasar Besar Malang, psikiater ungkap kondisi kejiwaannya. 

Asfuri melanjutkan, Sugeng merasa ingin memiliki korban karena sebelumnya pernah mempunyai tiga istri yang telah dipisahkan.

Sugeng disebut memiliki keinginan untuk memiliki istri lagi.

Mengutip dari laman yang sama, Sugeng diketahui pernah menyukai adik kandungnya sendiri.

Dari kesaksian para mantan tetangganya di Jodipan, Sugeng mulai berubah seperti mengalami gangguan kejiwaan setelah ia dipisahkan dari sang adik.

Warga Jodipan sering melihat sikap aneh Sugeng yang terlihat memperlakukan sang adik seperti layaknya kekasih.

Baca: Riwayat Sugeng, Pelaku Mutilasi di Pasar Besar Malang, Dikenal Kreatif dan Akrab dengan Anak-anak

Sugeng selalu mengikuti sang adik ke mana-mana.

Muhammad Luthfi, Ketua RW 06 Kelurahan Jodipan saat menunjukkan tulisan Sugeng yang terdapat di sebuah rumah kosong yang terletak di Jalan Jodipan Wetan Gang Ill, Blimbing Kota Malang. Kamis (16/5).
Muhammad Luthfi, Ketua RW 06 Kelurahan Jodipan saat menunjukkan tulisan Sugeng yang terdapat di sebuah rumah kosong yang terletak di Jalan Jodipan Wetan Gang Ill, Blimbing Kota Malang. Kamis (16/5). (SURYAMALANG/Mochammad Rifky Edgar Hidayatullah)

“Dulu kalau di rumahnya itu seperti pacarnya sendiri.”

“Tiap kali adiknya membawa pacar, pasti selalu konflik dengan Sugeng. Itu terjadi berulang kali,” ucapnya Narto (51) tetangga Sugeng di Jodipan, Kamis (16/5/2019).

Tim psikiater masih akan melakukan observasi lebih lanjut dan pendampingan perawatan di rumah sakit jiwa terhadap Sugeng.

Teracam hukuman 9 bulan penjara

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved