Tidak Ada Alasan People Power di Kaltim, Kapolda Irjen Pol Priyo Widyanto: Semua Berjalan Lancar

Kapolda Kalimantan Timur (Kaltim), Irjen Pol Priyo Widyanto memastikan tidak ada alasan people power terjadi di Kaltim

Tidak Ada Alasan People Power di Kaltim, Kapolda Irjen Pol Priyo Widyanto: Semua Berjalan Lancar
Tribunnews/JEPRIMA
Brigjen Pol Priyo Widyanto bersama Irjen Pol Safarudin saat mengikuti acara serah terima jabatan Kapolda Kalimantan Timur (Kaltim) yang dipimpin oleh Kapolri Jenderal Tito Karnavian di Ruang Rupattama Mabes Polri, Jakarta Selatan, Kamis(11/1/2018). Sebelumnya jabatan Kapolda Kaltim dijabat oleh Irjen Pol Safarudin. Tribunnews/Jeprima 

TRIBUNNEWS.COM, SAMARINDA - Kapolda Kalimantan Timur (Kaltim), Irjen Pol Priyo Widyanto bersyukur pelaksanaan dua kali pesta demokrasi di Kaltim berjalan dengan aman dan lancar.

Dua event Pemilu itu di antaranya Pilgub Kaltim 2018 lalu, dan Pemilu 2019 yang baru saja selesai beberapa waktu yang lalu.

Jenderal bintang dua itu menganggap masyarakat Kaltim punya pengalaman dalam pelaksanaan event besar, dan dapat menjaga kondusivitas di Kaltim.

"Dalam kurun waktu kurang dari setahun, dua pesta demokrasi di Kaltim berjalan aman dan lancar, ini tidak mudah, dan kita patut bersyukur," ucapnya saat menghadiri silaturahmi kebangsaan dan buka puasa bersama di Lamin Etam, kantor Gubernuran Kaltim, bersama Forum kebangsaan Kaltim, Sabtu (18/5/2019).

Dengan kondisi di Kaltim yang selalu kondusif, menurutnya tidak salah Kaltim menjadi salah satu alternatif calon pengganti ibu kota.

DEKLARASI DAMAI - Pangdam VI/Mulawarman, Mayjen TNI Subiyanto, bersama Kapolda Kaltim, Irjen Pol Priyo Widyanto bersama tokoh masyarakat mendeklarasikan pernyataan sikap Pemilu 2019 damai, Sabtu (18/5/2019).
DEKLARASI DAMAI - Pangdam VI/Mulawarman, Mayjen TNI Subiyanto, bersama Kapolda Kaltim, Irjen Pol Priyo Widyanto bersama tokoh masyarakat mendeklarasikan pernyataan sikap Pemilu 2019 damai, Sabtu (18/5/2019). (TRIBUN KALTIM / CHRISTOPER D)

"Makanya tidak salah kalau Kaltim jadi salah satu calon ibu kota, karena kondusivitas wilayahnya, ini patut kita jaga terus," imbuhnya.

Jika ada kelompok maupun orang per orang yang mengatakan ada kecurangan terkait dengan Pemilu 2019 di Kaltim, menurutnya kelompok tersebut tidak memantau jalannya Pemilu dari awal hingga akhir.

Pasalnya, saat pleno rekapitulasi, dirinya sendiri hadir langsung untuk menyaksikan jalannya pleno, hasilnya semua pihak menandatangani hasil rekapitulasi yang dilakukan KPU Kaltim 10 Mei 2019 lalu.

"Di Kaltim tidak ada isu curang, kalau ada yang unjuk rasa soal Pemilu curang, itu patut dipertanyakan, adakah mereka saat perhitungan, saya pastikan tidak ada, mereka hanya baca isu di medsos, mereka hanya tidur di rumah saja," jelasnya.

"Karena semua menandatangani, pleno tidak ada masalah, karena saya saksikan sendiri hingga jam 4 subuh."

Halaman Berikutnya >>>>

Editor: ade mayasanto
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved