Pemilu 2019

2 Bus Berisi 87 Penumpang Dihentikan di Rest Area Tol Ngawi-Kertosono, Diduga akan Ikut Aksi 22 Mei

Polres Madiun bersama Kodim 0803 mengamankan dua bus berisi 87 orang yang diduga akan ke Jakarta untuk mengikuti aksi unjuk rasa 22 Mei.

2 Bus Berisi 87 Penumpang Dihentikan di Rest Area Tol Ngawi-Kertosono, Diduga akan Ikut Aksi 22 Mei
ISTIMEWA/TRIBUNJATIM.COM
Sebanyak 87 orang diamankan oleh Polres Madiun karena diduga akan mengikuti aksi 22 Mei di Jakarta, Selasa (21/5/2019). 

"Kami masih mintai keterangan proses mereka berkeumpul,di mana titik kumpul, siapa koodintaronya, intinya bagaimana proses mobilisiasi untuk berangkat ke Jakarta ini. Setelah itu kami sarankan untuk pulang, kembali ke Surabaya," katanya.

Sebanyak 87 orang diamankan oleh Polres Madiun karena diduga akan mengikuti aksi 22 Mei di Jakarta, Selasa (21/5/2019).
Sebanyak 87 orang diamankan oleh Polres Madiun karena diduga akan mengikuti aksi 22 Mei di Jakarta, Selasa (21/5/2019). (ISTIMEWA/TRIBUNJATIM.COM)

33 Warga Luwu Sudah di Jakarta

Sementara itu dari Sulawesi Selatan dilaporkan, sebanyak 33 warga Luwu Raya berangkat menuju Jakarta. Tujuh di antaranya merupakan warga asal Kota Palopo.

Mereka bertolak ke Jakarta sejak tanggal 14 Mei 2019 lalu.

Tujuannya untuk bergabung dengan massa dari berbagai penjuru tanah air pada aksi 22 Mei 2019 besok.

Hal itu diungkapkan oleh Ketua Front Pembela Islam (FPI) Luwu Raya, Abdul Rauf Dewang, saat dihubungi saat dihubungi wartawan, Senin (20/5/2019) malam.

Baca: Prabowo-Sandi Tegaskan Menolak Hasil Pemilu 2019

"Total dari Luwu Raya 33 dan tujuh di antaranya dari Kota Palopo, sebagian ada yang berangkat tanggal 14 lalu naik kapal laut dan sebagian naik pesawat," kata Abdul Rauf Dewang.

Meski demikian, Rauf belum bisa memastikan jumlah massa yang berangkat dari wilayah Luwu Raya secara umum, dan Kota Palopo secara khusus.

Ketua Front Pembela Islam (FPI) Luwu Raya, Abdul Rauf Dewang. TRIBUN TIMUR/HAMDAN SOEHARTO
Ketua Front Pembela Islam (FPI) Luwu Raya, Abdul Rauf Dewang. TRIBUN TIMUR/HAMDAN SOEHARTO (Tribun Timur/Hamdan Soeharto)

Memungkinkan bisa bertambah karena ada yang berangkat secara terpisah.

"Dan masih ada beberapa yang menyusul, jadi estimasi total yang berangkat belum bisa dipastikan, sampai ketemu nanti di jakarta," tambahnya.

Dia menjelaskan, jika keberangkan kali ini, pihaknya tidak membawa atribut organisasi yang melekat pada setiap kader FPI di seluruh wilayah Indonesia.

Artikel ini telah tayang di surya.co.id dengan judul Polisi Madiun Hentikan 2 Bus Isi 87 Orang di Tol Ngawi-Kertosono, Diduga Hendak Ikut Aksi di Jakarta

Editor: Dewi Agustina
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved