Caleg Termuda di Indonesia Ini Harus Bayar Denda Rp 10 Juta, Gara-Gara Kasus Ini

Denda Rp 10 juta itu sesuai keputusan banding Pengadilan Tinggi Bandung yang menyatakan Azmi Zaidan bersalah lantaran melakukan kampanye di PAUD

Caleg Termuda di Indonesia Ini Harus Bayar Denda Rp 10 Juta, Gara-Gara Kasus Ini
Istimewa
Azmi Zaidan Nasrullah (21) caleg termuda se Indonesia (termuda dari 245.106 caleg semua tingkatan) didampingi dua orang penasehat hukumnya menyerahkan uang denda Rp 10 juta di Kantor Kejari Ciamis, Jumat (24/5) siang. Pengadilan Tinggi Jabar memutuskan Azmi bersalah, sengaja melakukan kampanye di lembaga pendidikan (PAUD) dengan hukuman 1 tahun percobaan dan denda Rp 10 juta (subsidier 2 bulan kurungan). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Andri M Dani

TRIBUNNEWS.COM, CIAMIS- Calon anggota legislatif ( caleg ) termuda di Indonesia, Azmi Zaidan Nasrullah (21), mendatangi Kejaksaan Negeri ( Kejari ) Ciamis untuk menyerahkan uang denda Rp 10 juta.

Caleg dari PKS nomor urut 9 Dapil Ciamis 1 itu tiba di Kejari Ciamis didampingi dua penasehat hukumnya, Jumat (24/5/2019) siang sekitar 09.00 WIB.

Denda Rp 10 juta itu sesuai dengan keputusan banding Pengadilan Tinggi (PT) Bandung yang menyatakan Azmi Zaidan bersalah lantaran melakukan kampanye di PAUD.

Eksekusi denda tersebut disaksikan oleh Ketua Bawaslu Ciamis, Uce Kurniawan dan Iptu Asep Misman dari Polres Ciamis. Mereka diterima Jaksa Penuntut Umum (JPU)  Juliarti SH dan Hj Herlina SH.

Baca: Terungkap, 3 Kasus Politik Uang di Jateng Dilakukan Caleg dari Partai Gerindra, PKS dan Golkar

Menurut penasihat hukum Azmi Zaidan, Yudhi Riadi, majelis hakim PN Ciamis menjatuhkan vonis bersalah terhadap kliennya dalam sidangnya Rabu (8/5/2019).

Caleg PKS Dapil Ciamis 1 terbukti bersalah melakukan kampanye di lembaga pendidikan PAUD yang juga tempat layanan Posyandu.

Azmi diganjar hukuman 4 bulan penjara dan denda Rp 10 juta subsidier 2 bulan kurungan.

Merespons putusan itu, Azmi mengajukan banding. Azmi Zaidan didampingi penasehat hukumnya resmi mendaftarkan banding pada 11 Mei lalu dan menyerahkan memori bandingnya setebal 11 halaman.

“Hari Rabu (22/5/2019) Pengadilan Tinggi Jabar sudah memutuskan perkara Azmi,” ujar Yudhi Riadi.

Baca: Politisi NasDem Puji Sikap Dewasa Partai Demokrat Dan PAN Dalam Berpolitik

Halaman
12
Editor: Eko Sutriyanto
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved