Polisi Temukan 38 Bom Molotov Siap Ledak di Rumah AKA, Tersangka Kasus Pembakaran Polsek Tambelangan

Polisi menemukan 38 bom molotov siap pakai dan enam HT di rumah tersangka Abdul Kodir Al Hadad, diduga aktor intelektual pemkabaran Polsek di Sampang.

Polisi Temukan 38 Bom Molotov Siap Ledak di Rumah AKA, Tersangka Kasus Pembakaran Polsek Tambelangan
Hanggara Pratama/Tribun Madura
Kondisi Polsek Tambelangan Sampang Madura yang dibakar, Kamis (23/5/2019. (TRIBUNMADURA/HANGGARA PRATAMA) 

TRIBUNNEWS.COM, SURABAYA - Penyidikan kasus pembakaran Polsek Tambelangan, Sampang, Madura, mendapati sejumlah fakta mengenjutkan.

Polisi menemukan 38 bom molotov siap pakai dan enam handy talky (HT) di rumah tersangka Abdul Kodir Al Hadad (AKA), yang diduga sebagai aktor intelektual kerusuhan itu.

HT tersebut bermerek Motorola, seperti biasa digunakan TNI dan Polri.

"Barang itu standar yang digunakan TNI dan Polri," kata Kapolda Jatim Irjen Pol Luki Hermawan di Gedung Tribrata Polda Jatim, Surabaya, Senin (27/5/2019).

Polisi kemudian menelusuri apakah ada antene repeater (penguat sinyal) di lokasi tersebut.

Baca: Keputusan Sandiaga Uno Setelah Namanya Ramai Disebut Masuk Daftar Calon Menteri Jokowi-Maruf

"Kami sudah cek dan ternyata memang ada repeater," katanya.

Pihaknya akan terus mendalami temuan alat komunikasi tersebut.

Polsek Tambelangan Sampang Madura yang dibakar dan pelaku pembakaran Polsek Tambelangan saat di Polda Jatim.
Polsek Tambelangan Sampang Madura yang dibakar dan pelaku pembakaran Polsek Tambelangan saat di Polda Jatim. (Kolase Tribunmadura.com)

Tidak menutup kemungkinan, lanjut Luki, Abdul Kodir akan dikenai pasal penyalahgunaan alat komunikasi, selain kasus penyerangan Polsek Tambelangan.

"Dalam penggunaan alat komunikasi ada aturan mainnya," ujar Kapolda.

Selain HT, polisi juga menyita tiga celurit, sebilah pisau, 38 bom molotov siap ledak, dan beberapa batu putih yang sempat dilemparkan para pelaku ke arah Mapolsek Tambelangan, Sampang, Madura.

Baca: Mungkinkah Kelompok Perusuh Menyamar Menjadi Polisi Saat Kerusuhan 22 Mei?

Halaman
1234
Editor: Dewi Agustina
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved