Breaking News:

Sebar Hoaks Remaja Ditembak Polisi, Dokter Kandungan Sekaligus Dosen Perguruan Tinggi Diciduk Polisi

Gara-gara unggah postingan berisi hoaks tentang remaja yang ditembak polisi di aksi 22 Mei, dosen kandungan sekaligus dosen, diciduk polisi.

Penulis: Grid Network
KOMPAS.com/AGIEPERMADI
Kombes Pol Samudi, melakukan ekspose penangkapan seorang dokter yang sebar berita hoax 

TRIBUNNEWS.COM - Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Jabar menangkap seorang Dokter berinisial DS di Bandung.

DS yang merupakan seorang dokter kandungan itu, diciduk terkait dugaan penyebaran berita bohong meninggalnya seorang remaja 14 tahun ditembak polisi.

Dikutip GridHot.ID dari Tribarata, Dirreskrimsus Polda Jabar, Kombes Pol. Samudi, menerangkan bahwa konten yang diunggah oleh dokter tersebut mengandung unsur hoaks.

“Yang bersangkutan ini kita lakukan penangkapan karena di akun Facebook-nya ini membuat berita bohong yang dapat menimbulkan keonaran. Ini berkaitan 22 Mei kemarin di Jakarta,” terang Samudi.

“Malam ini Allah memanggil hamba-hamba yang dikasihinya.

Seorang remaja tanggung, menggunakan ikat pinggang berlogo osis, di antar ke posko mobile ARMII dalam kondisi bersimbah darah.

Saat diletakkan distretcher ambulans, tidak ada respons, nadi pun tidak teraba.

Baca Selanjutnya

Sumber: GridHot.id
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved