Mudik Lebaran 2019

Bisa Memicu Kecelakaan, Masyarakat Diimbau Tidak Berhenti di Bahu Jalan Tol

Pada hari Sabtu kemarin (8/6), dilaporkan sudah terjadi lonjakan kendaraan yang signifikan, yang masuk melalui Gerbang Tol Banyumanik

Bisa Memicu Kecelakaan, Masyarakat Diimbau Tidak Berhenti di Bahu Jalan Tol
Fransiskus Adhiyuda/Tribunnews.com
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi melanjutkan perjalanan mengecek kesiapan arus balik Lebaran 2019 di Terminal Tingkir Salatiga, Jawa Tengah, Sabtu (8/6/2019). 

TRIBUNNEWS.COM, SEMARANG - Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menyampaikan imbauan kepada masyarakat apabila tidak dalam kondisi darurat agar tidak berhenti di Bahu Jalan Tol, karena dapat dapat menyebabkan terjadinya kecelakaan dan menurunkan efektivitas lalu lintas di jalan tol.

Hal tersebut disampaikan dalam tinjauannya di Gerbang Tol (GT) Kalikangkung, Jawa Tengah, Minggu (9/6).

Turut hadir dalam peninjauan, Menteri PUPR Basuki Hadimoeljono, Menteri Kesehatan Nila F. Moeloek, Korlantas Polri dan Polda Jateng.

"Kami semua secara intensif mengimbau masyarakat untuk tidak berhenti di bahu jalan tol, apabila tidak dalam kondisi darurat. Jika ingin beristirahat, mereka bisa keluar ke kota-kota terdekat di sepanjang jalur utara," ujar Menhub Budi, dalam keterangan tertulis, Minggu (9/6/2019).

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi melanjutkan kegiatan meninjau Rest Area KM 597 B Tol Ngawi-Kertosono, Sabtu (8/6/2019) siang.
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi melanjutkan kegiatan meninjau Rest Area KM 597 B Tol Ngawi-Kertosono, Sabtu (8/6/2019) siang. (Fransiskus Adhiyuda/Tribunnews.com)

Menhub mengatakan, kemarin dan hari ini diprediksi menjadi puncak arus balik dan berdasarkan riset, dari arah Jogja dan Solo menjadi daerah yang terbanyak pemudik yang akan pulang kearah barat atau Jakarta.

Pada hari Sabtu kemarin (8/6), dilaporkan sudah terjadi lonjakan kendaraan yang signifikan, yang masuk melalui Gerbang Tol Banyumanik, Semarang.

Oleh karena itu, Menhub mengimbau kepada masyarakat yang akan melakukan perjalanan pada arus balik agar dapat merencanakan perjalanannya dengan baik.

“Katakanlah kita berangkat dari Solo dengan kondisi yang sudah cukup tidur atau istirahat. Di perjalanan bisa berhenti di Kendal atau Semarang untuk mengisi bensin hingga penuh (Full). Kemudian melanjutkan perjalanan. Jika dalam perjalanan harus mengisi bensin atau istirahat, bisa keluar tol dan memanfaatkan kota-kota besar untuk mengisi bahan bakar dan istirahat agar lebih bugar atau bisa sekalian sambil berwisata, menikmati kuliner dan oleh-oleh seperti di Pekalongan, Tegal, atau Brebes,” jelas Menhub.

Gerbang (GT) Kalikangkung di Kabupaten Batang, Jawa Tengah di Hari H-4 Lebaran, Sabtu (1/6/2019)
Gerbang (GT) Kalikangkung di Kabupaten Batang, Jawa Tengah di Hari H-4 Lebaran, Sabtu (1/6/2019) (TRIBUNNEWS/CHOIRUL ARIFIN)

Menhub mengungkapkan, telah berkoordinasi dengan Kementerian PU, Korlantas, Jasa Marga dan stakeholder terkait untuk menjadikan rest area di jalan tol sebagai fungsi emergency (darurat).

"Kita sarankan sebagai salah satu langkah manajemen lalu lintas di jalan tol, rest area menjadi tempat berhenti emergency saja. Kalau memang harus mampir baru kesana," imbaunya.

Halaman
12
Penulis: Fransiskus Adhiyuda Prasetia
Editor: Sanusi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved