Korupsi Untuk Nyalon Kades, Kawin Lagi Hingga Untuk Oknum Wartawan dan LSM

Mantan Kepala Desa Endang Senjaya, menggunakan uang Rp 320 juta lebih dana desa bersumber dari APBD Bandung Barat

Korupsi Untuk Nyalon Kades, Kawin Lagi Hingga Untuk Oknum Wartawan dan LSM
Wartakotalive.com/Andika Panduwinata
Ilustrasi 

 TRIBUNNEWS.COM, BANDUNG -- Mantan Kepala Desa Ciroyom Kecamatan Cipeundeuy Kabupaten Bandung Barat Endang Senjaya, menggunakan uang Rp 320 juta lebih dana desa bersumber dari APBD Bandung Barat 2016 senilai Rp 680 juta lebih untuk memperkaya diri.

Dalam sidang dakwaan di Pengadilan‎ Tipikor pada Pengadilan Negeri Bandung, Rabu (12/6), jaksa penuntut umum dari Kejari Cimahi menjeratnya dengan Pasal 2 ayat 1 juncto Pasal 18 Undang-undang Pemberantasan Tipikor pada dakwan primair.

Dan pada dakwaan subsidair, ia dijerat Pasal 3 Undang-undang Pemberantasan Tipikor. ‎ Kedua pasal itu mensyaratkan adanya unsur memperkaya diri, apa saja?

"Keterangan saksi-saksi dan terdakwa, setengah dana desa itu digunakan untuk memperkaya diri, salah satunya biaya untuk pencalonan kembali sebagai kepala desa, kasih uang sana-sini hingga untuk biaya menikah (lagi).

Semuanya dijelaskan oleh saksi, nanti lihat saja di persidangan," ujar Aep Saefullah, jaksa penuntut umum pada Kejari Cimahi, di Pengadilan Negeri Bandung, Jalan LLRE Martadinata, Rabu (12/6).

Baca: Pamer Foto Bareng Nicholas Saputra, Gading Marten: Kali Aja Gantengnya Nular Dikit

Baca: Pengendara Ugal-Ugalan yang Tewaskan 2 Orang di Marabahan Ternyata Positif Gunakan Sabu

Baca: Kivlan Zen Diduga Jadi Perencana Pembunuhan, Pengacara Bantah hingga Jelaskan Uang Rp 150 Juta

Baca: Timnas Indonesia Lakukan Tindakan Terpuji Meskipun Kalah dari Yordania

Endang Senjaya merupakan kepala desa satu periode. Pada periode kedua, ia mencalonkan lagi.

Biayanya menggunakan dana desa secara melawan hukum.

"Keterangan saksi‎, biaya mencalonkan diri di pilkades sampai Rp 200 juta. Untuk lebih lengkapnya lihat saja nanti di pemeriksaan saksi," ujar Aep.

Usai pembacaan dakwaan, Endang memilih tidak mengajukan eksepsi atas dakwaan jaksa dan meminta melanjutkan sidang dengan pemeriksaan saksi.

"Lanjut ke persidangan selanjutnya saja pak hakim," ujar Endang.

Halaman
123
Editor: Hendra Gunawan
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved