Marco Fernando, Penyandang Disabilitas Dianiaya secara Membabi Buta hingga tak Bernyawa

Suasana duka menyelimuti kediaman Marco Fernando Mancini, penyandang disabilitas yang menjadi korban penganiayaan hingga tewas.

Marco Fernando, Penyandang Disabilitas Dianiaya secara Membabi Buta hingga tak Bernyawa
TRIBUNKALTIM.CO/ARIS JONI
Marco Fernando, Penyandang Disabilitas Dianiaya secara Membabi Buta hingga tak Bernyawa 

TRIBUNNEWS.COM - Suasana duka menyelimuti kediaman Marco Fernando Mancini, penyandang disabilitas yang menjadi korban penganiayaan hingga tewas.

Nampak Istri korban, Yulita Sari didampingi kerabatnya tak henti-hentinya menangis mengenang kepergian suami tercinta.

Di rumah duka juga terlihat banyak keluarga korban yang setia menunggu kedatangan jenazah sejak  pagi.

Jenazah korban tiba di rumah duka sekitar pukul 14.30 Wita dari Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Kanujoso Djatiwibowo, Balikpapan.

"Jenazah dibawa ke RSKD dulu untuk diotopsi dan dimandikan, baru kemudian dibawa ke rumah duka," ujar Lili, salah seorang kerabat orangtua korban, Rabu, (12/6/2019).

HALAMAN BERIKUTNYA >>>>> Jenazah Marco Tiba di Rumah Duka, Rencananya akan Dimakamkan Hari Jumat Besok

Editor: ade mayasanto
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved