Bagaimana Pawang Hujan Bekerja dan Peralatan Apa yang Digunakannya? Ini Cerita RR Istiati Wulandari

Pesta Kesenian Bali (PKB) ke-XLI dihadiri ribuan masyarakat Bali dan dibuka oleh Presiden Jokowi berlangsung lancar. Cuaca cerah karena pawang hujan.

Bagaimana Pawang Hujan Bekerja dan Peralatan Apa yang Digunakannya? Ini Cerita RR Istiati Wulandari
Nyoman Mahayasa/Tribun Bali
Peramal, RR Istiati Wulandari tinggal di sebuah apartemen di Jalan Ciung Wanara I Nomor 7, Denpasar, Bali. Ditemui di kediamannya, Minggu (31/3/2019) siang, Rara panggilan akrabnya, menceritakan kisah hidupnya hingga menjadi seorang pembaca tarot sekaligus pawang hujan. 

TRIBUNNEWS.COM - Prakiraan cuaca yang dirilis BMKG menunjukkan Bali berawan dan berpotensi gerimis, Sabtu (15/6/2019). 

Saat itu digelar Pesta Kesenian Bali (PKB) ke-XLI yang dihadiri ribuan masyarakat Bali. Presiden Joko Widodo atau Jokowi hadir membuka acara. 

Di balik kemeriahan dan kelancaran pelaksanaan pawai, ada peran penting pawang hujan untuk menjaga dan memastikan pelaksanaan pawai lancar tanpa hambatan.

Alhasil, perkiraan BMKG tak kejadian. Cuaca saat itu cerah. 

Siapa pawang hujan itu?

Ia adalah RR Istiati Wulandari. Sapaan akrabnya, yakni Mbak Rara.

Baca: Karyawati Asal Karangasem Selamat dari Percobaan Perkosaan Meski Kepalanya Dihantam Palu oleh Pelaku

Mbak Rara saat menjalankan tugasnya sebagai pawang hujan di pawai Pesta Kesenian Bali 2019, belum lama ini.
Mbak Rara saat menjalankan tugasnya sebagai pawang hujan di pawai Pesta Kesenian Bali 2019, belum lama ini. (Dok pribadi/RR Istiati Wulandari)

Ia diminta oleh panitia PKB yang dalam hal ini Kepala Dinas Kebudayaan Provinsi Bali, Wayan Kun Adnyana dan Kabid Kesenian dan Tenaga Kebudayaan Disbud Provinsi Bali, Ni Wayan Sulastriani.

Minggu (16/6/2019) pagi, Mbak Rara mengatakan dirinya sudah langganan menjadi pawang hujan di PKB sejak tahun 2016.

Baca: Jessica Iskandar dan Richard Kyle Rencana Nikah Tahun Depan, Konsepnya Outdoor

Baca: Klaim Mampu Hubungan Intim 8 Kali Sehari dengan Suami, Barbie Kumalasari Beberkan Rahasianya

Baca: Zul Zivilia Menangis: Istrinya Harus Menanggung Beban Hidup Sendirian

"Dari tahun 2016 sampai sekarang 2019 saya membantu sebagai pawang hujan bersama para pelaku spiritual dan para pemangku baik saat pawai di Bajra Sandi maupun saat pembukaan dan penutupan di Art Center, Taman Budaya," katanya.

Saat menjadi pawang hujan ia mengaku bersama para pemangku berdoa di Pura Taman Beji Taman Budaya Art Center untuk memohon kelancaran.

Pada pelaksanaan pawai PKB 2019 ini, Mbak Rara mengaku telah memulai ritual sejak pukul 05.30 Wita.

Halaman
1234
Editor: Willem Jonata
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved