5 Hari Bawa Kabur Siswi SMP, Nando Sempat Cabulli Korban Sebelum Dibekuk Polisi

Kemudian korban dibawa ke rumah terduga pelaku di Kampung Ambon Likupang, Kabupaten Minahasa Utara Sampai pada hari Senin

5 Hari Bawa Kabur Siswi SMP, Nando Sempat Cabulli Korban Sebelum Dibekuk Polisi
Andreas Ruauw/Tribun Manado
Pemuda yang bawa lari gadis siswi SMP di Kawangkoan 

TRIBUNNEWS.COM, MANADO - Aparat kepolisian membekuk FN alias Nando (18).

Ia ditangkap karena membawa kabur anak gadis di bawah umur.

Ancaman 15 tahun penjara pun menantinya.

FN dibekuk polisi karena membawa kabur M, gadis berusia 14 tahun selama 5 hari.

Ia akhirnya diringkus polisi di Kelurahan Teling, Kota Manado, Rabu (19/6/2019).

Kanit Reskrim Polsek Kawangkoan, Bripka Fredy Tololiu mengatakan, setelah menerima pengaduan dari orang tua Korban yang menyatakan bahwa Mawar keluar dari rumah di Desa Kiawa Dua Timur, Kecamatan Kawangkoan Utara sejak hari Kamis, 13 Juni 2019.

Baca: Perwira Menengah Oknum Polisi Polda Sulut Diduga Cabuli Siswi SMP, Ini Kronologinya

Baca: Polres Indramayu Tangkap Mucikari, Kapolres: PSK Hanya Dapat Rp 70-100 Ribu per Malam

Baca: Disebut Saksi Prabowo Kotak Suara Pindah ke Gereja, Bawaslu Kubu Raya Buka Suara

Menindaklanjuti laporan tersebut setelah melakukan pengembangan hasil penyelidikan diketahui keberadaan Korban bersama lelaki FN alias Nando yang berada di Kelurahan Teling Kota Manado.

Di bawah pimpinan Kanit Reskrim, anggota Polsek Kawangkoan langsung bergerak cepat dan berhasil mengamankan keduanya di rumah salah satu warga di Kelurahan Teling, Manado.

Mereka kemudian diamankan di Kantor Polsek Kawangkoan.

Setelah diinterogasi, menurut Nando ia bertemu dengan M di jalan raya Sonder, depan Kantor Koramil Sonder.

Halaman
12
Editor: Hendra Gunawan
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved