Ulah Seekor Ular Ini Membuat Listrik se-Kabupaten Padam

Sulisiyo menuturkan, ular tersebut memanjat naik tiang listrik sehingga arus listrik mengalir ke tanah melalui tiang

Ulah Seekor Ular Ini Membuat Listrik se-Kabupaten Padam
NET/Timo
Ilustrasi ular pito 

TRIBUNNEWS.COM, MANOKWARI - Ulah seekor ular membuat aliran listrik PLN wilayah Kabupaten Teluk Bintuni, Papua Barat, pada Minggu (23/6/2019) padam.

Ular tersebut, kata Manager PLN UP3 Manokwari, Sulisiyo, membuat gangguan pada saluran dari BP Tangguh ke Bintuni.

Baca: Prakiraan Cuaca BMKG 33 Kota Besok Selasa 28 Mei 2019 : Wilayah Kupang dan Manokwari Cerah Seharian

"Setelah dilakukan pencarian sumber masalah di hutan dan rawa, ternyata ditemukan penyebabnya adalah seekor ular. Gangguan semacam ini sudah sering terjadi," ungkapnya, melalui pesan WhatsApp, Minggu (23/6/2019) sore.

Sulisiyo menuturkan, ular tersebut memanjat naik tiang listrik sehingga arus listrik mengalir ke tanah melalui tiang.

Namun demikian, ada kejadian serupa di tempat lain yang belum terdeteksi sebabnya.

"Setelah memperbaiki gangguan kubikel tegangan dari BP Tangguh hari ini, ternyata muncul masalah gangguan dengan indikasi ground fault dengan kebocoran arus listrik ke tanah di tempat lain," kata Sulisiyo.

Dia menuturkan, untuk mencari sebabnya, petugas lapangan berada 4 malam di hutan dan rawa hingga kehabisan makanan.

Akhirnya, mereka memilih untuk kembali ke Bintuni dan melengkapi peralatan.

“Mesin PLTD lama tidak mencukupi. Kami berupaya kebut pembangunan PLTD baru, semoga minggu pertama Juli 2019 sudah commisioning test,” ujar Sulisiyo.

Baca: Nama Psy Terseret Kasus Dugaan Penyediaan PSK oleh Bos YG Entertainment, Diam-diam Diperiksa Polisi

Sulisiyo menamabahkan, petugas akan melanjutkan pencarian gangguan di titik ketiga pada Senin (24/6/2019).

"PLTD baru terletak di KM 4 Kabupaten Teluk Bintuni," pungkasnya.

Penulis : Kontributor Kompas TV Manokwari, Budy Setiawan

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul : Gara-gara Ular "Memanjat" Tiang Listrik, Listrik Se-Kabupaten Padam

Editor: Imanuel Nicolas Manafe
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved