Seorang Istri di Lampung Ketahuan Selingkuh Setelah Suaminya Pasang GPS di Handphone

Kasatreskrim Polresta Bandar Lampung Kompol Rosef Efendi mengatakan, jika ia telah menerima informasi laporan tersebut.

Editor: Hasanudin Aco
Istimewa
Ilustrasi selingkuh 

Laporan Reporter Tribun Lampung, Hanif Mustafa

TRIBUNNEWS.COM, BANDAR LAMPUNG - Merasa dibohongi  pasangan hidup, seorang suami laporkan istri sahnya atas dugaan perzinahan dan poliandri di Polresta Bandar Lampung.

Ia  melaporkan istrinya dengan dugaan pemalsuan dokumen pernikahan sehingga bisa melakukan poliandri dengan nomor laporan LP/B/2275/VI/2019/LPG/Resta Balam 24 Juni 2019.

Awalnya sang suami curiganya dari tahun 2016 sampai 2017 setiap di rumah sang istri sembunyi-sembunyi main HP (handphone). 

Malah whatsapp suaminya diblokir.

Sang suami kemudian berinisiatif memasang aplikasi alat pelacak atau GPS di HP istrinya saat pamit tidak akan pulang dan memilih tidur di toko.

Baca: Kasus Perselingkuhan Terbongkar Saat Sang Pria Mencari Motor yang Disembunyikan Paman Selingkuhannya

Dari situ akhirnya ketahuan kalau istrinya itu malah pergi sama lelaki lain.

Dia pun mengaku langsung menggrebek istrinya tersebut.

Namun istrinya berdalih jika sudah menikah siri dengan sang pria lain sejak tahun 2017 di Jakarta.

Kasatreskrim Polresta Bandar Lampung Kompol Rosef Efendi mengatakan, jika ia telah menerima informasi laporan tersebut.

Baca: Ully Moch Rilis Lagu 'HUN' Bersama Ifan Seventeen, Ciptaan Mendiang Herman Seventeen untuk Istri

Cara mencegah pelacakan

Dikutip dari Kompas.com, ada cara lain untuk mencegah Google melacak kemana pengguna pergi yakni dengan menon-aktifkan menu "Web and App Activity".

Dengan cara ini, Google tidak akan lagi menyimpan rekam jejak pengguna dari Maps atau Google search yang menunjukan titik koordinat GPS dengan tepat.

Anda bisa menon-aktifkan fitur tersebut di tautan berikut, lalu geser tombol ke kiri untuk mematikannya.

Google akan memberitahukan apa yang akan terjadi setelah fitur tersebut dijeda, seperti memengaruhi layanan lokasi perangkat, dan aplikasi "Find my Device" untuk melacak ponsel Android yang hilang.

Jika setuju, pilih opsi "Jeda", namun jika ingin berpikir ulang, pengguna bisa membatalkannya.

Cara hapus riwayat lokasi

Seperti yang diungkap Google, pengguna memiliki hak untuk menghapus rekaman lokasinya. Untuk menghapus melalui ponsel Android, buka pengaturan perangkat, lalu pilih Google dan akun Google.

Ketuk menu "Data & personalisasi, lalu pada "kontrol aktivitas", pilih "Histori Lokasi". Lalu pilih "Kelola Linimasa" dan tunggu hingga perangkat membuka Google Maps.

Disitu akan ditampilkan semua riwayat lokasi dan linimasa pengguna yang telah dibagi berdasarkan hari, bulan, dan tanggal.

Pergilah ke bagian menu lainnya yang disimbolkan titik tiga vertikal, kemudian pilih setelan.

Di bagian bawah, pilih "Hapus semua histori Lokasi" atau pilih "hapus rentang Histori Lokasi". Jika Anda ingin menghapusnya melalui situs, bisa klik tautan berikut ini ini.

Anda bisa memilih ingin menghapus berdasarkan waktu, berdasarkan lokasi atau langsung keseluruhan histori.

Jika memilih berdasarkan waktu, klik kanan tanggal yang diinginkan, lalu klik "Hapus" dengan ikon tong sampah di pojok kanan bawah

Untuk menghapus berdasarkan lokasi, pilih daftar lokasi atau petanya, kemudian klik menu lainnya (titik tiga vertikal) dan pilih "hapus perhentian dari hari", lantas pilih "hapus".

Terkhir, untuk menghapus keseluruhan lokasi, cukup klik ikon tong sampah yang ada di kanan bawah, kemudian centang pada kotak yang disediakan, dan riwayat lokasi akan terhapus permanen.

Cara hapus riwayat lokasi

Seperti yang diungkap Google, pengguna memiliki hak untuk menghapus rekaman lokasinya. Untuk menghapus melalui ponsel Android, buka pengaturan perangkat, lalu pilih Google dan akun Google.

Ketuk menu "Data & personalisasi, lalu pada "kontrol aktivitas", pilih "Histori Lokasi".

Lalu pilih "Kelola Linimasa" dan tunggu hingga perangkat membuka Google Maps.

Disitu akan ditampilkan semua riwayat lokasi dan linimasa pengguna yang telah dibagi berdasarkan hari, bulan, dan tanggal.

Pergilah ke bagian menu lainnya yang disimbolkan titik tiga vertikal, kemudian pilih setelan.

Di bagian bawah, pilih "Hapus semua histori Lokasi" atau pilih "hapus rentang Histori Lokasi".

Jika Anda ingin menghapusnya melalui situs, bisa klik tautan berikut ini ini.

Anda bisa memilih ingin menghapus berdasarkan waktu, berdasarkan lokasi atau langsung keseluruhan histori.

Jika memilih berdasarkan waktu, klik kanan tanggal yang diinginkan, lalu klik "Hapus" dengan ikon tong sampah di pojok kanan bawah

Untuk menghapus berdasarkan lokasi, pilih daftar lokasi atau petanya, kemudian klik menu lainnya (titik tiga vertikal) dan pilih "hapus perhentian dari hari", lantas pilih "hapus".

Terkhir, untuk menghapus keseluruhan lokasi, cukup klik ikon tong sampah yang ada di kanan bawah, kemudian centang pada kotak yang disediakan, dan riwayat lokasi akan terhapus permanen. 

Baca: Prediksi Hasil Putusan Sidang MK untuk Pilpres 2019 Menurut Sejumlah Pengamat

Baca: TKN Ungkap Alasan Mengapa Gerindra Lebih Dihormati Sebagian Partai Pendukung Jokowi

Baca: Prabowo Tak akan Hadiri Sidang Putusan Sengketa Pilpres di MK, Ini Alasannya

 

Sumber: Tribun Lampung
  • KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved