Dihakimi Massa, Seorang Pelaku Begal Tewas Saat Dirawat ke Rumah Sakit

Kasatreskrim Polrestabes Makassar AKBP Indratmoko mengatakan, Rei merupakan terduga pelaku Curas.

Dihakimi Massa, Seorang Pelaku Begal Tewas Saat Dirawat ke Rumah Sakit
Darul Amri/Tribun Timur
Saat dua terduga pelaku begal dan Randi (19) diamankan seorang anggota TNI Kavaleri, usai ditangkap dan dihakimi massa di Tamalanrea. Sementara temannya, Rei tewas dihajar massa. (darul) 

TRIBUNNEWS.COM, MAKASSAR - Seorang buruh bangunan terduga pelaku pencurian kekerasan (Curas) atau begal tewas dihakimi massa. 

Adalah Reinaldi Sabir alias Rei (30) warga asal Jl Masjid Sulaeman, Tamalanrea, Kota Makassar meninggal di ruang perawatan RS Wahidin Sudiro Husodo., Selasa (25/6) malam, pukul 19.05.

Kasatreskrim Polrestabes Makassar AKBP Indratmoko mengatakan, Rei merupakan terduga pelaku Curas.

Diamankan anggota Opsnal Tamalanrea, Minggu (23/6) pagi.

"Dia (Rei) meninggal kemarin, itu setelah jalani perawatan di Wahidin. Sebelumnya dia jadi bulan-bulanan karena kasus curas," kata Indratmoko, Rabu (26/6/2019) siang.

Baca: Hitung-hitungan Kekuatan Indonesia di Indonesia Open 2019: Sektor Tunggal Putra Masih Jadi Andalan

Baca: Menteri Susi Pudjiastuti Pamerkan Koleksi di Rumahnya, Motor Kuno Ducati hingga Lukisan Antik

Baca: Indonesia Dukung Penghapusan Kekerasan dan Pelecehan di Dunia Kerja

Baca: Info Lengkap Dieng Culture Festival (DCF), Mulai Tiket Masuk hingga Beragam Acara Menarik

Sebelum diamankan tim Opsnal Polsek di Jl Tamalanrea Raya pukul 07.00 Wita, pagi. Rei dan rekannya, Randyka Utama alias Randy (19) ditangkap dan dihakimi warga.

Kata AKBP Indratmoko, sebelumnya Rei dan Randi diduga melakukan aksi Curas di Jl Tamalanrea Raya, tepatnya didepan kantor Damkar Tamalanrea lalu dikejar warga.

Keduanya pun dikejar karena kedapatan warga sedang melakukan beraksi terhadap seorang korbannya. Rei dan Randi dikejar sampai didepan markas TNI, Kavaleri.

Rei dan Randi dihajar massa tepat depan pos masuk markas Kavaleri.

Beruntung, dua pelaku cepat diamankan anggota TNI yang bertugas, massa pun ditenangkan.

"Tapi karena kondisi kedua pelaku yang terlihat parah, mereka sempat dibawa ke Polsek Tamalanrea tapi langsung dibawa lagi ke RS Wahidin," ungkap Indratmoko.

Saat ini kata Indratmoko, jenazah sudah diambil pihak keluarga, sedangkan pelaku Randi diamankan bersama barang bukti sepeda motor Suzuki di Mapolsek. (Darul Amri)

Editor: Hendra Gunawan
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved