Kota Tasikmalaya Berstatus Siaga Kekeringan

Beberapa titik rawan kekeringan di antaranya Kecamatan Mangkubumi, Purbaratu, dan Tamansari.

Kota Tasikmalaya Berstatus Siaga Kekeringan
Ist
Ilustrasi kekeringan 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Isep Heri

TRIBUNNEWS.COM, TASIKMALAYA - Pemerintah Kota Tasikmalaya menetapkan status siaga bencana kekeringan.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Tasikmalaya, Ivan Dicksan, mengatakan semua pihak perlu siaga menghadapi kemarau yang diperkirakan akan terjadi hingga Oktober nanti.

Saat ini, pihaknya terus melakukan pendataan di setiap kelurahan mengenai titik-titik rawan kekurangan air bersih.

"Kami tetapkan siaga bencana kekeringan, karena memang hampir selalu terjadi setiap tahunnya. Karena itu, semua potensi pendukung mulai dipersiapkan," kata Ivan Dicksan, Kamis (27/6/2019).

Beberapa titik rawan kekeringan, sebut Ivan, di antaranya Kecamatan Mangkubumi, Purbaratu, dan Tamansari.

Baca: Kades di Tasikmalaya Jadi Tersangka Korupsi Dana Desa Rp 800 Juta, Diduga Masih Ada 1 Orang Pelaku

"Kemarin Badan Penanggulangan Bencana Daerah ( BPBD) Kota Tasikmalaya juga telah memasang instalasi pengolahan air (water treatment) di Kecamatan Purbaratu. Di sana biasa mengalami kekeringan lebih dahulu dibandingkan wilayah lainnya," katanya.

Ivan meminta sejumlah dinas terkait terus memantau ke lapangan, termasuk terkait lahan pertanian.

Dia memperkirakan musim kemarau tahun ini akan lebih parah dibandingkan dengan tahun sebelumnya.

Kepala Pelaksana BPBD Kota Tasikmalaya, Ucu Anwar, mengatakan pihaknya telah menerima laporan dari sembilan kecamatan yang melingkupi 32 kelurahan.

Berdasar dari laporan tersebut, terdapat 872 titik potensi kekeringan yang dapat berdampak pada 49.942 kepala keluarga (KK) atau 170.522 jiwa.

"Sementara kami mengacu data tahun kemarin. Kami tetap siaga dengan menyiapkan 32 ribu liter air, dua tangki untuk mobil kami juga siagakan," kata dia.

Artikel ini telah tayang di tribunjabar.id dengan judul memasuki Musim Kemarau, Kota Tasikmalaya Berstatus Siaga Kekeringan 

Editor: Eko Sutriyanto
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved