Buaya Muara Terbesar di NTT Berhasil Ditangkap BBKSDA, Begini Kronologi dan Kondisinya

Penangkapan buaya berukuran jumbo di Desa Soliu, Kecamatan Amfoang Barat, Kabupaten Kupang, NTT, berawal dari adanya keluhan warga.

Buaya Muara Terbesar di NTT Berhasil Ditangkap BBKSDA, Begini Kronologi dan Kondisinya
POS KUPANG/LAUS MARKUS GOTI
Buaya berukuran besar di Kandang Transit Kantor Konservasi Wilayah II Kota Kupang, dievakuasi oleh Tim UPS BBKSDA NTT dari Desa Soliu, Kecamatan Amfoang Barat Laut, Kabupaten Kupang, Minggu (30/6/2019) 

Selanjutnya buaya muara dievakuasi tim UPS ke kandang transit di kantor Seksi konservasi wilayah II di Kupang.

Tim juga melakukan perawatan terhadap buaya, karena kondisi tubuhnya mengalami luka pada bagian kepala, leher, dan mulut.

Tampak seekor buaya saat muncul di bawah Jembatan II Palu, Sulawesi Tengah, beberapa waktu lalu.
(ilustrasi) Tampak seekor buaya saat muncul di bawah Jembatan II Palu, Sulawesi Tengah, beberapa waktu lalu. (Tribunpalu.com/Abdul Humul Faaiz)

Selanjutnya, buaya itu akan ditampung sementara di kandang transit, sambil menunggu adanya lembaga konservasi yang berminat menampung buaya untuk digunakan sebagai indukan pada penangkaran satwa.

"Tentu yang memenuhi ketentuan peraturan yang berlaku,"ujar Timbul.

Timbul pun bersyukur, masyarakat punya kesadaran penuh untuk melaporkan kejadian itu ke BBKSDA.

"Saya apresiasi kepada masyarakat, yang sadar bahwa ini harus dilaporkan ke ahlinya dalam hal ini satgas di BBKSDA NTT," kata Timbul.

Dia menambahkan, kesadaran masyarakat perlu ditingkatkan lagi dan ke depannya, pihak BBKSDA NTT akan fasilitasi masyarakat terutama yang bermukim di antara pinggiran batas antara muara sungai dan laut, untuk bisa dilatih cara awal mengamankan buaya, sehingga jangan sampai satwa itu menjadi cacat.

"Ini memang perlu teknik khusus dari tim yang sudah dapat pendidikan untuk turun sosialisasi ke lapangan, bagaimana cara penanganannya. Tim satgas elit kita yang menangani buaya dan terus akan kita bekali untuk makin sempurna cara kerjanya,"jelas Timbul.

Dia pun mengimbau kepada masyarakat terutama yang bermukim di pesisir dan di muara sungai, agar tetap berhati-hari, karena buaya ini memang hidupnya sebagian sudah dialihfungsikan habitatnya.

Sehingga, buaya akan pergi ke tempat nyaman untuk cari makan, termasuk ternak warga.

Penulis : Kontributor Kupang, Sigiranus Marutho Bere

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Dramatis, Penangkapan Buaya Berukuran 4,5 Meter yang Terbesar di NTT 

Editor: Adi Suhendi
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved