Cerita Blak-Blakan Dua Gadis Belasan Tahun yang Diamankan Usai Layani Pria Hidung Belang di Bitung

Baik HR dan SP masing-masing sudah melayani empat orderan pria hidung belang dengan usia bervariasi

Cerita Blak-Blakan Dua Gadis Belasan Tahun yang Diamankan Usai Layani Pria Hidung Belang di Bitung
Tribun Manado/Christian Wayongkere
Dua perempuan dan tiga pria diamankan dan dimintai keterangan polisi. Foto diambil di depan ruang unit IV Pelayanan Perempuan dan anak Polres Bitung 

Laporan Wartawan Tribun Manado Christian Wayongkere

TRIBUNNEWS.COM, MANADO  -  HR alias bunga (17) bukan nama sebenarnya‎ dan SP alias mawar (17) nama samaran, harus berurusan dengan polisi karena diduga melakukan perbuatan prostitusi online menggunakan aplikasi MiChat.

Mereka memasang fotonya di aplikasi itu dan mendapat order dari pria hidung belang.

Setelah itu mereka pun melakukan hubungan seperti suami istri di satu hotel di Bitung dengan tarif yang sudah disepakati.

HR dan SP mengaku mematok tarif Rp 700 ribu dan Rp 900 ribu untuk sekali berhubungan di hotel.

Kepada Tribun Manado, SP menceritakan bagaimana dirinya bisa terlibat pada prostitusi onlin ini.

Awalnya karena masalah keluarga, SP kemudian melihat beberapa temannya aktif menggunakan aplikasi tersebut.

"Saya melihat teman sudah seperti in sehingga saya jadi ikut-ikutan," ujar SP gadis yang mengaku asal Surabaya Jawa Timur.

Baca: Oposisi Ingin Merapat, PDI-P: Kami Sudah Solid, Kenapa Semua Harus di Pemerintahan?

Cerita senada disampaikan HR yang mengaku merupakan warga Desa Kayu Besi Tondano Minahasa.

Katanya karena faktor masalah dengan orangtua dan ditambah pergaulan maka menyebabkan dirinya terjerumus dalam prostitusi online ini.

Halaman
12
Editor: Eko Sutriyanto
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved