Begini Kronologi Jenazah Bayi di Cianjur Dibawa Menggunakan Sepeda Motor Keluar Rumah Sakit

Jenazah dinaikkan motor karena keluarga tidak memiliki uang untuk membayar ambulans pulang ke Sindangbarang

Begini Kronologi Jenazah Bayi di Cianjur Dibawa Menggunakan Sepeda Motor Keluar Rumah Sakit
tribun bogor
Ilustrasi 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Ferri Amiril

TRIBUNNEWS.COM, CIANJUR - Tidak punya uang untuk membayar ambulans, jenazah bayi Siti Nuro (21) warga Desa Hegarsari, Kecamatan Sindangbarang, Kabupaten Cianjur dibawa pulang pakai motor.

Kerabat Siti Nuro (21), Ijay (25), mengatakan, Siti datang dengan status pasien tidak mampu saat akan melakukan persalinan pada awal Juli kemarin.

Siti menggunakan jaminan persalinan dan diantar ambulans dari Sindangbarang namun nahas, bayi Siti meninggal saat dilahirkan.

"Saat itu kami bingung, karena tak punya uang untuk membayar ambulans pulang ke Sindangbarang," kata Ijay.

Ijay pun akhirnya memutuskan untuk membawa jenazah bayi tersebut dari rumah sakit menggunakan motor setelah sempat berkomunikasi dengan pihak rumah sakit.

"Keluar dari rumah sakit, saya bawa jenazah bayi kerabat saya pakai motor," kata Ijay melalui sambungan telepon, Minggu (7/7/2019).

Baca: Tersangka AM Akui Membunuh Temannya Junjung, Mayat Korban Dikuburkan Tanpa Busana

Ijay mengatakan, keluar dari rumah sakit, ia menuju kantor tempatnya bekerja lalu menghubungi rekan kerjanya, Ebes.

"Dari kang Ebes saya dapat izin menggunakan mobil dengan sopirnya untuk mengantar jenazah bayi kerabat saya sampai ke Sindangbarang," kata Ijay.

Ijay mengatakan, jarak antara rumah sakit ke tempat tinggal saudaranya sekitar 100 kilometer. 

Halaman
12
Editor: Eko Sutriyanto
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved