Kronologi Tabrak Lari di Flyover Manahan Solo, Cerita Putra Korban sebelum Kecelakaan Terjadi

Kronologi lengkap tabrak lari di Flyover Manahan Solo, cerita putra korban sebelum kecelakaan terjadi.

Kronologi Tabrak Lari di Flyover Manahan Solo, Cerita Putra Korban sebelum Kecelakaan Terjadi
Tribun Solo Ryantono Puji Santoso / Instagram @soloinfo
Kronologi tabrak lari di Flyover Manahan Solo, cerita putra korban sebelum kecelakaan terjadi. 

Lebih lanjut, Harry mengatakan Retnoning sudah berada di IGD RS Kasih Ibu saat ia tiba.

"Saat itu ibu saya sudah dibawa di RS Kasih Ibu Solo. Beliau di tempatkan di IGD karena mengalami luka sangat parah," tuturnya.

Selama menunggu Retnoning dirawat di rumah sakit, Harry selalu berdoa memohon kesembuhan untuk sang ibu.

"Saat menunggu di rumah sakit, saya terus berdoa," ucapnya.

Sehari setelah mendapat perawatan, Retnoning meninggal dunia karena luka parah yang dialaminya.

Baca: Pasoepati Desak Kaesang Pangarep untuk Beli Saham Persis Solo

Retnoning dimakamkan di TPU Daksinoloyo, Sukoharjo, tak jauh dari rumah duka yang berada di Kelurahan Serengan, Solo.

Harapan keluarga

Retnoning Tri (54) dikenal sebagai sosok gigih dan pekerja keras.

Ia bersedia bekerja apa saja untuk membantu mencukupi kebutuhan keluarganya karena sang suami, Marthen Jelipele (51), bekerja di Jakarta.

"Dia rela kerja apa saja demi keluarga, nyuci, antar jemput anak tetangga, dan lain sebagainya," ujar Rahmani, kakak korban, kepada TribunSolo.com, Rabu (10/7/2019).

Halaman
1234
Penulis: Pravitri Retno Widyastuti
Editor: Siti Nurjannah Wulandari
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved