5 Kali Jarah Barang Berharga Sekolah Tak Tinggalkan Jejak, Dua Siswa SMP Hanya Pakai Penjepit Kertas

5 Kali Jarah Barang Berharga Sekolah Tak Tinggalkan Jejak, Dua Siswa SMP ini Hanya Pakai Penjepit Kertas

5 Kali Jarah Barang Berharga Sekolah Tak Tinggalkan Jejak, Dua Siswa SMP Hanya Pakai Penjepit Kertas
Tribun Jateng
Ilustrasi - Hanya Modal Penjepit Kertas, Dua Siswa SMP ini 5 Kali Jarah Barang Berharga Sekolah Tanpa Tinggalkan Jejak. 

5 Kali Jarah Barang Berharga Sekolah Tak Tinggalkan Jejak, Dua Siswa SMP ini Hanya Pakai Penjepit Kertas

TRIBUNNEWS.COM, TULUNGAGUNG - Dua remaja siswa SMP ditangkap, saat akan mencuri di SMPN 3 Ngunut, Kecamatan Ngunut, Tulungagung, Kamis (11/7/2019).

Kedua remaja pencuri itu adalah SA (16), remaja asal Sutojayan, Kabupaten Blitar dan PDA (13) asal Lampung Selatan.

Layaknya pencuri profesional, kedua siswa SMP itu hanya menggunakan penjepit kertas untuk membuka pintu SMPN 3 Ngunut.

Penjepit kertas ukuran besar itu diluruskan, kemudian dibentuk seperti pengait.

Dengan alat ini, SA dan PDA berhasil masuk ke dalam ruang tata usaha (TU), tanpa merusak pintu.

"Mereka mengaku, keahlian membuka pintu dengan jepit kertas ini didapat dari Youtube," ungkap Kanit Reskrim Polsek Ngunut, Iptu Hery Purwanto, Senin (15/7/2019).

Baca: Gara-gara Pulsa dan Token Listrik, Uang Rp 375 Juta Milik PNS di Tulungagung ini Terkuras Habis

Baca: Pembantu Bawa Lari Emas & Berlian Dokter Rp 850 Juta, Ditangkap saat Foya-foya dan Kencan sama Pacar

Baca: Di Hadapan Santri Ponpes Lirboyo, Hotman Paris Beberkan Kasus Ikan Asin dan Beri Warning Penting ini

Setelah berhasil masuk SMPN 3 Ngunut, mereka menemukan sebuah besi pendek berbentuk runcing.

Besi ini sempat diduga oleh polisi, sebagai alat untuk mencongkel jendela.

Besi runcing itu dibawa kedua pelaku, untuk berjaga-jaga jika butuh mencongkel pintu atau jendela laci.

BERITA SELENGKAPNYA  >>>>>

Editor: Mujib Anwar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved