Satu Persatu Anaknya Meninggal, Satu Keluarga di Pekalongan Pilih Tinggal di Hutan Selama 53 Tahun

Inilah kisah pilu keluarga di Pekalongan yang tinggal di tengah hutan selama 53 tahun. Ternyata karena satu persatu anaknya meninggal setiap tahun.

Satu Persatu Anaknya Meninggal, Satu Keluarga di Pekalongan Pilih Tinggal di Hutan Selama 53 Tahun
Tribunjateng.com/Budi Susanto
Sumi dan Untung saat ditemui Tribunjateng.com di rumahnya, Rabu (10/7/2019). 

TRIBUNNEWS.COM - Publik baru-baru ini dihebohkan dengan viralnya kisah satu keluarga yang menetap di tengah hutan.

Lazimnya orang-orang mencari kediaman yang dekat pusat keramaian, namun keluarga ini justru memilih menetap di sebuah hutan.

Ialah keluarga Dakup di Pekalongan, Jawa Tengah yang memutuskan untuk tinggal di  tengah hutan tersebut.

Mengutip Kompas.com, keluarga Dakup awalnya merupakan penduduk Dukuh Sigintung, Desa Tuwareh, Kecamatan Paninggaran, Kabupaten Pekalongan.

Namun, pada tahun 1966, Dakup secara mendadak memboyong anak dan istrinya untuk mengungsi ke sebuah hutan.

Alhasil, mereka kini tinggal di sebuah hutan pinus yang berjarak sekitar 12 kilometer dari pusat Kecamatan Paninggaran.

Keputusan untuk hidup di tengah hutan pun tak mudah dijalani karena tempat tersebut memiliki medan yang susah untuk dilalui.

Bukan cuma itu, hutan pinus tempat mereka tinggal rupanya juga dihuni hewan-hewan liar, seperti babi hutan dan kera.

Lanjut ke Halaman Berikutnya

Penulis: Grid Network
Sumber: Grid.ID
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved