Pensiunan PNS di Magelang Tipu Warga Ratusan Juta untuk Nyaleg, Ditangkap Polisi di Rumah Istri Siri

Aparat Polres Magelang meringkus seorang pelaku penipuan yang mengiming-imingi korbannya bisa jadi PNS dengan syarat sejumlah uang.

Pensiunan PNS di Magelang Tipu Warga Ratusan Juta untuk Nyaleg, Ditangkap Polisi di Rumah Istri Siri
(KOMPAS.com/IKA FITRIANA)
Gelar perkara di mapolres Magelang menghadirkan tersangka, Abudhari Tri Putro (64), yang diduga menipu dengan modus menjanjikan korbannya bisa masuk menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) di berbagai intansi di Provinsi Jawa Tengah dengan syarat menyerahkan sejumlah uang jutaan rupiah, Selasa (16/7/2019). (KOMPAS.com/IKA FITRIANA) 

Untuk meyakinkan korban, tersangka meminta para korbannya untuk membeli baju seragam PNS dan korpri.

"Tersangka mengaku kepada korban kalau pernah memasukkan seseorang jadi PNS. Jadi korban mudah percaya dan menuruti semua kemauan tersangka," jelas Yudi.

Modal nyaleg

Di hadapan polisi dan awak media, tersangka mengaku nekat melakukan penipuan karena membutuhkan uang banyak untuk modal mencalonkan diri menjadi anggota legislatif (caleg) di DPRD Kabupaten Magelang pada Pemilu 2014.

"Modal nyaleg sekitar Rp 700 juta. Saya tidak punya uang sebesar itu, dengan begitu (menipu) bisa cepat dapat uang banyak," katanya.

Baca: Keponakan Prabowo Dikabarkan Gugat Partai Sendiri: Beri Bantahan hingga Jawaban KPU di MK

Baca: Siswa SMA Taruna Palembang Tewas saat MOS, Polisi: Motifnya Karena Merasa Kesal

Tersangka menjelaskan uang yang ditarik dari para korban tidak pernah digunakan untuk membiayai proses rekrutmen PNS seperti yang dijanjikan.

Uang tersebut justru digunakan untuk kepentingan pribadinya, termasuk membeli sepeda motor.

“Hanya berkas saja yang saya proses, saya kirim ke BKN Jakarta pakai pos. Tidak tahu sampai tidak (ke tujuan), enggak pernah ngecek. Kalau uangnya saya pakai sendiri," ujarnya.

Penulis : Kontributor Magelang, Ika Fitriana

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Ngaku Bisa Bantu Jadi PNS, Pria Ini Tipu Warga Ratusan Juta untuk Nyaleg" 

Editor: Adi Suhendi
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved