Bencana Alam

BPBN Jawa Barat Sebut 105 Desa Rawan Tsunami, Mulai dari Pangandaran hingga Sukabumi

BPBN Jawa Barat sebut 105 Desa di Jawa Barat rawan tsunami, dari Pangandaran hingga Sukabumi. Simak selengkapnya di sini!

BPBN Jawa Barat Sebut 105 Desa Rawan Tsunami, Mulai dari Pangandaran hingga Sukabumi
Tribun Jabar/Daniel Andreand Damanik
Kepala Seksi Kesiapsiagaan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Barat Adwin Singarimbun. 

BPBN Jawa Barat sebut 105 Desa di Jawa Barat rawan tsunami, dari Pangandaran hingga Sukabumi. Simak selengkapnya di sini!

TRIBUNNEWS.COM, BANDUNG- Kepala Seksi Kesiapsiagaan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Barat, Adwin Singarimbun mencatat terdapat 105 desa di Jawa Barat yang rawan terjadi bencana tsunami.

Wilayah tersebut umumnya berada di Jawa Barat bagian selatan.

Ratusan desa tersebut terdapat di 28 kecamatan dan lima kabupaten di Jawa Barat.

"Itu dari ujung timur, mulai dari Kabupaten Pangandaran, Tasikmalaya, Garut, Cianjur, dan Kabupaten Sukabumi."

"Indikasi kerawanan ialah berdasarkan wilayah geografisnya."

"Artinya lima kabupaten ini bersinggungan langsung dengan pantai. Jadi jika terjadi gempa bumi berkekuatan tinggi, maka potensi tsunami itu ada," kata Adwin Singarimbun, Rabu (17/7/2019) di Bandung.

Menyikapi hal tersebut, BPBD Jabar telah melakukan berbagai upaya seperti sosialisasi guna mempersiapkan desa tangguh bencana.

Adwin menambahkan, di Pangandaran sudah ada beberapa desa yang menjadi desa tangguh bencana.

Pembentukan desa tangguh bencana, agar jika terjadi bencana tsunami masyarakat tahu apa yang harus dilakukan.

"Berdasarkan penelitian, korban selamat dari bencana alam itu ditentukan oleh masing-masing individunya."

"Perlu sosialisasi untuk memitigasi dan merespons jika terjadi bencana. Jangan sampai bencananya sudah datang, lalu kami mempersiapkan," sambung Adwin Singarimbun.

Dikarenakan adanya sejarah peristiwa tsunami Pangandaran, beberapa desa telah dinyatakan tangguh bencana di wilayah tersebut.

Halaman selanjutnya >>>

Editor: bunga pradipta p
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved