Breaking News:

Anjing Miliknya Gigit Tetangga, Pasutri di Kabupaten SIkka Ini Tinggalkan Rumah

Keluarga Martinus mengungsi kerumah sanak keluarga di Desa Waiara, Kecamatan Kewapante, 8 Km arah timur Kota Maumere

Editor: Eko Sutriyanto
POS-KUPANG.COM/EGINIUS MO’A
Kediaman Martinus Mo’a ditinggalkan kosong, Kamis (18/7/2019) siang di Dusun Likot Desa Hoder, Kecamatan Waigete, Kabupaten Sikka, Pulau Floresen 

Laporan  Wartawan  pos-kupang.com, Eginius  Mo’a

TRIBUNNEWS.COM, MAUMERE - Gara-gara anjingnya yang diduga kena rabies gigit tetangganya sendiri, jadi petaka buat pasangan suami istri Marthinus Mo’a dan Paulina Poin.

Pasutri dan anaknya itu harus meninggalkan rumah di Dusun Likot, Desa Hoder,Kecamatan Waigete, Kabupaten Sikka, Pulau Flores.

Hampir  dua bulan  pasangan suami ini meninggalkan rumah menyusul gigitan anjing yang mengakibatkan Rikardus Laka (29) tewas.

Keluarga  Martinus  mengungsi  ke rumah sanak  keluarga di  Desa Waiara, Kecamatan Kewapante, 8  Km arah timur  Kota  Maumere. 

Lahan  ukuran  11x25  meter  dan sebuah rumah  tinggal sederhana  hendak dijual.

Kepergian   Martinus  sekeluarga  diduga  kehadirannya tidak disenangi lagi warga setempat setelah anjing menggigit  Rikardus Laka, 28  April 2019 di  halaman rumahnya. Ia   khawatir menjadi sasaran amukan  massa yang marah.

Baca: BREAKING NEWS: Dua Meninggal dan 22 Gigitan Positif, Sikka KLB Rabies

Fidelis,  tetangga  Marthinus kepada  POS-KUPANG.COM, Kamis    (18/7/2018)  siang, menuturkan sejak diketahui  Rikardus  terjangkit  virus  rabies  digigit  anjing  milik Martinus dirawat  di IGD  RSUD  dr.TCHillers Maumere,  keluarga  Martinus langsung  kembali   mengemas  pakaian dan perabot rumah tangga mengungsi  ke  rumah  keluaraga  di Waipare.

“Saya bersama  Banbinsa, Polsek   Waigete, Ibu  Kepala Desa Hoder dan beberapa  tokoh masyarakat datang ke rumahnya  menyarankan  Marthinus  datang ke  rumah korban membawa  babi dan beras tetapi ayah  Rikardus  menolak,” kata  Ignas.

Fidelis  menambahkan, Marthinus  dan  ayah   almahrum Rikardus Laka,  Stanislaus  Jado,    masih  kerabat (nenek kakak  adik kandung),  mencoba  menempuh   proses  hukum.

Halaman
12
Sumber: Pos Kupang
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved