TKI Ilegal Nekat Bawa Sabu-sabu dari Malaysia Demi Upah Rp 5 Juta

Seorang Tenaga Kerja Indonesia (TKI) ilegal, Munawir nekat membawa sabu-sabu seberat 8 kilogram dari Malaysia, demi mendapat upah Rp 5 juta.

TKI Ilegal Nekat Bawa Sabu-sabu dari Malaysia Demi Upah Rp 5 Juta
Tribun Medan/Mustaqim Indra Jaya
Kapolres Tanjungbalai, AKBP Irfan Rifai beserta pejabat Polres Tanjungbalai menunjukkan barang bukti sabusabu yang sudah terbungkus di Mapolres Tanjungbalai, Kamis (25/7/2019). Tribun Medan/Mustaqim 

TRIBUNNEWS.COM, TANJUNGBALAI - Seorang Tenaga Kerja Indonesia (TKI) ilegal, Munawir (30) warga Dusun Tumpok Tengah, Desa Paloh Mampre, Kecamatan Nisam, Kabupaten Aceh Utara, Aceh nekat membawa sabu-sabu seberat 8 kilogram dari Malaysia, hanya demi mendapat upah sebesar Rp 5 juta.

Munawir mengaku, barang haram itu merupakan titipan seorang warga Malaysia bernama Cek Mat untuk dibawa ke Kota Tanjungbalai.

Menurut tersangka, setibanya di Tanjungbalai akan ada seseorang yang akan menemuinya untuk mengambil titipan tersebut.

"Dijanjikan kalau jumpa sama orang yang jemput di Tanjungbalai, akan dikasih Rp 5 juta," kata Munawir dihadapan Kapolres Tanjungbalai, AKBP Irfan Rifai, Kamis (25/7/2019).

Pria yang sudah tujuh tahun bekerja sebagai TKI tak resmi di Malaysia, mengaku baru pertama kali mau membawa sabu-sabu ke Indonesia.

Kapolres Tanjungbalai, AKBP Irfan Rifai beserta pejabat Polres Tanjungbalai menunjukkan barang bukti sabusabu yang sudah terbungkus di Mapolres Tanjungbalai, Kamis (25/7/2019). Tribun Medan/Mustaqim
Kapolres Tanjungbalai, AKBP Irfan Rifai beserta pejabat Polres Tanjungbalai menunjukkan barang bukti sabusabu yang sudah terbungkus di Mapolres Tanjungbalai, Kamis (25/7/2019). Tribun Medan/Mustaqim (Tribun Medan/Mustaqim Indra Jaya)

"Di Malaysia saya bantu orang jualan cendol, sudah tujuh tahun disana. Kalau bawa sabu-sabu baru pertama kali," ungkapnya.

Kasus ini terungkap bermula ketika petugas Sat Intelkam Polres Tanjungbalai mendapat informasi ada satu unit kapal tanpa nama bersandar di tangkahan H Alim di Jalqn Garuda, Lingkungan II, Kelurahan Beting Kuala Kapias, Kecamatan Teluk Nibung, Kota Tanjungbalai.

Kapal tersebut diketahui baru saja melansir dan menurunkan 43 orang TKI ilegal dari Malaysia.

"Saat dilakukan pengecekan ditemukan 43 orang Wanai yang diduga TKI ilegal," kata AKBP Irfan.

Petugas kemudian melakukan pemeriksaan terhadap seluruh barang bawaan milik seluruh TKI ilegal tersebut.

Baca: Pengakuan Brigpol IP Hingga Menembak Mati Ridwan yang Coba Memalaknya

Baca: Ida Fitri, Pengunggah Foto Mumi Berwajah Jokowi Ajukan Penangguhan Penahanan

Halaman
12
Editor: Dewi Agustina
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved