10 Perusahaan Peternakan di Cianjur Disegel Satpol PP, Ini Pelanggarannya

Beberapa aturan yang sering dilanggar adalah jarak ke permukiman dan dengan peternakan beda jenis kurang dari satu kilometer.

10 Perusahaan Peternakan di Cianjur Disegel Satpol PP, Ini Pelanggarannya
KOMPAS IMAGES
Peternak mengecek pakan ternak ayam broiler di Kecamatan Gegesik, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, Kamis (25/2/2016 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Ferri Amiril Mukminin

TRIBUNNEWS.COM, CIANJUR - Berdirinya perusahaan peternakan ayam, masih mengabaikan aturan menteri pertanian.

Beberapa aturan yang sering dilanggar adalah jarak ke permukiman dan dengan peternakan beda jenis kurang dari satu kilometer.

Selain itu pagar lingkungan peternakan yang seharusnya dibangun tujuh meter juga masih diabaikan.

Jarak peternakan ayam beda jenis antara petelur dan pedagang yang berdekatan bisa dilihat di kawasan Kecamatan Warungkondang, Kabupaten Cianjur.

Ilustrasi - Sebanyak 10 ribu ayam hidup gratis akan dibagikan di Solo besok, Rabu (26/5/2019), bentuk protes peternak karena harga anjlok.
Ilustrasi (Kompas.com/Ari Himawan)

Di tempat ini peternakan yang melanggar aturan sempat disegel, namun seiring berjalan waktu peternakan tersebut kembali beroperasi.

Berdirinya peternakan yang mengabaikan aturan membuat Satpol PP sebagai ujung tombak penegakan peraturan mulai bergerak.

Tak hanya di wilayah Warungkondang, beberapa wilayah lainnya juga menjadi sasaran Satpol PP.

Hingga saat ini, Satpol PP sudah menindak 10 perusahaan peternakan ayam yang tersebar di sejumlah wilayah.

Kepala Seksi PPNS, Heru Haerul Hakim, mengatakan, dari 10 perusahaan tersebut, empat perusahaan peternakan sudah diproses dan selesai.

Halaman
12
Editor: Sugiyarto
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved