Ingat Kasus Pembunuhan Satu Keluarga di Bekasi? Pelakunya Kini Divonis Hukuman Mati

Ya, Diperum Nainggolan bersama istri dan dua anaknya di Bekasi tewas dibunuh oleh pelaku, Harris Simamora.

Ingat Kasus Pembunuhan Satu Keluarga di Bekasi? Pelakunya Kini Divonis Hukuman Mati
Tribunnews.com/Vincentius Jyestha
Tersangka Pembunuhan Satu Keluarga di Bekasi, Haris Simamora yang kini dijatuhi vonis hukuman mati. 

Haris pun cukup leluasa melakukan aksinya.

Ia mengambil linggis yang ada di dapur rumah Diperum Nainggolan lalu menghabisi nyawa pasangan suami istri tersebut dengan cara memukulkan linggis ke kepala dan menusuk leher keduanya hingga tewas.

“Pelaku membawa linggis dari dapur dan memukul korban pertama (Diperum Nainggolan) ke arah kepala kemudian menusuk ke leher korban. Lalu pelaku kemudian menghabisi korban kedua Maya Ambarita,” ujar Wakapolda Metro Jaya, Brigjen Pol Wahyu Hadiningrat saat merilis kasus kemarin.

Rekonstruksi pembunuhan satu keluarga di Bekasi, Rabu (21/11/2018).
Rekonstruksi pembunuhan satu keluarga di Bekasi, Rabu (21/11/2018). (WARTA KOTA/RANGGA BASKORO)

Ketika Haris melancarkan aksinya membunuh Diperum dan Maya di ruang tamu, Sarah dan Arya terbangun.

Keduanya sempat bertanya kepada Haris soal kondisi orangtuanya.

Baca: Warga Dengar Tangisan Tengah Malam dari Rumah Mewah Bekas Pembunuhan Satu Keluarga di Pulomas

Tidak mau aksinya ketahuan, Haris pun meyakin kedua anak tersebut bila tidak terjadi apa-apa.

Kemudian Haris mengantarkan kedua anak Diperum Nainggolan untuk kembali tidur di kamar.

"Anaknya bangun kemudian lihat mama kenapa, 'gak apa-apa silakan tidur gak ada apa-apa, sakit aja mama'" ujar Argo saat merilis kasua tersebut kemarin.

Setelah keduanya terlelap, Haris langsung menghabisi nyawa kedua anak tersebut. 

"Dia menidurkan (Sarah dan Arya) kemudian mencekik," ucap Argo.

Kabur Pakai Mobil 

Usai melakukan aksinya,Haris Simamora, Selasa (13/11/2018) dini hari langsung kabur dengan menggunakan mobil Nissan X Trail milik kakak Diperum Nainggolan yang terparkir di halaman.

Dengan pakaian yang penuh bercak darah, ia kabur sambil membawa barang bukti linggis yang digunakan untuk menghabisi nyawa Diperum Nainggolan.

Mobilnya pun berhenti di Jembatan Tegal Danas, Cikarang Pusat, Kabupaten Bekasi, pada Selasa subuh dan membuang linggis ke Kalimalang.

Setelah itu,  sekira pukul 05.00 WIB, Haris sempat mendatangi klinik untuk mengobati luka di telunjuk tangannya.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Argo Yuwono, mengungkapkan klinik tersebut letaknya berada di dekat kosan yang disewa Haris.

"Di dekat kos-kosannya di Cikarang sekitar 500 meter dari kos untuk obati jari," ujar Argo di Polda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (15/11/2018).

Ketika ditanya perawat, HS mengaku luka ditelunjuknya akibat terjatuh tanpa menjelaskan secara rinci peristiwanya.

"Ditanya perawat mengaku ke perawat jatuh," jelas Argo.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Pembunuh Satu Keluarga di Bekasi Divonis Pidana Mati" (Kompas.com/Dean Pahrevi)

Editor: Daryono
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved