Warga Temukan Granat Aktif Saat Menggali Tanah untuk Pembuatan Talud Saluran Irigasi

Warga menemukan benda mencurigakan saat menggali tanah timbunan untuk pembuatan talud saluran irigasi di Kelurahan Koya Kecamatan Tondano Selatan.

Warga Temukan Granat Aktif Saat Menggali Tanah untuk Pembuatan Talud Saluran Irigasi
Istimewa
Benda mencurigakan ditemukan warga di Kelurahan Koya 

TRIBUNNEWS.COM, MANADO - Warga menemukan benda mencurigakan saat menggali tanah timbunan untuk pembuatan talud saluran irigasi di Kelurahan Koya Kecamatan Tondano Selatan, Minggu (4/8/2019).

Dalam proses pembuatan saluran irigasi, Doni Kuhon (38) yang beralamat di Lingkungan Satu Kelurahan Wengkol Kecamatan Tondano Timur dan ikut serta dalam pembuatan saluran tersebut mengidentifikasi benda mencurigakan tersbut.

"Saat menggali tanah timbunan, tiba-tiba alat sekop yang saya gunakan menyentuh benda keras yang tertanam di tanah," ujar Donia.

Karena merasa curiga akan benda tersebut, akhirnya Doni berusaha menggali lebih dalam lagi dan
berusaha untuk mengeluarkan benda tersebut.

Setelah dikeluarkan ternyata benda mencurigakan itu berupa granat tangan berjenis nenas.

Doni segera melaporkannya kepada piket Komando Distrik Militer (Kodim) 1302/Minahasa dan yang menerima laporan Pejabat Perwira Piket Serma Lodik Barantian.

Benda mencurigakan ditemukan warga di Kelurahan Koya
Benda mencurigakan ditemukan warga di Kelurahan Koya (Istimewa)

Menindaklanjuti laporan tersebut, Serma Lodik dengan segera menembusi Komandan Komando Rayon Militer 1302-01/Tondano Pelda Djonie J Bura selaku pemegang wilayah Tondano, dengan segera memerintahkan anggotanya dua orang Babinsa Sertu Stenly Tindas dan Serda Jarot untuk turun ke lokasi tempat ditemukan benda tersebut.

"Setelah di lokasi penemuan (TKP) dan diadakan pengecekan, ternyata benar benda tersebut sebuat granat nenas yang masih aktif dan masih lengkap dengan penguci serta pengumpil yang masih utuh dalam kondisi berkarat karena tertanam lama," tandas Pelda Bura.

Untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, Danramil memerintahkan dua anggotanya Serda Arifin dan Koptu Pelealu untuk menjemput dan mengamankan granat tersebut ke Koramil menggunakan kendaraan operasional patroli dengan menyiapkan tempat yang berisikan pasir sesuai dengan prosedur pengamanan bahan-bahan peledak.

Menyikapi akan penemuan tersebut, Danramil melaporkannya kepada Komandan Komando Distrik Militer Letkol Inf Slamet Raharjo dan berkoordinasi dengan Staf Intel Kodim Pelda Bernadus agar granat tersebut diamankan dan dilimpahkan ke Kesatuan Peralatan Daerah Militer XIII/Merdeka yang berkompiten akan bahan-bahan peledak.

Setelah koordinasi, Peltu Prastiawan selaku personel Gumulap Paldam XIII/Merdeka datang ke Koramil dan menerima penyerahan satu buah granat tangan berjenis nenas untuk diamanakan dan diadakan pemeriksaan lebih lanjut di kesatuan Paldam.

Artikel ini telah tayang di tribunmanado.co.id dengan judul Warga Temukan Granat Aktif Saat Menggali Tanah, 2 Anggota TNI Diturunkan Untuk Mengamankan

Editor: Dewi Agustina
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved