Muncul Usulan Toilet Berbayar di Rest Area, Ini Kata BPJT

Kepala Badan Pengatur Jalan Tol ( BPJT) Danang Parikesit tak setuju usulan toilet berbayar di rest area atau tempat istirahat di jalan tol.

Muncul Usulan Toilet Berbayar di Rest Area, Ini Kata BPJT
TRIBUN/HO
Danang Parikesit 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kepala Badan Pengatur Jalan Tol ( BPJT) Danang Parikesit tak setuju usulan toilet berbayar di rest area atau tempat istirahat di jalan tol.

Menurut dia, keberadaan toilet merupakan bagian dari pelayanan yang diberikan pengelola jalan tol kepada masyarakat. Untuk itu, sudah seharusnya seluruh toilet dapat digunakan secara gratis.

"Memang enggak boleh, karena kan bagian dari pelayanan. Kita harus definisikan, mana bagian dari pelayanan, mana bagian dari yang memberikan nilai tambah," kata Danang di kantornya, pekan lalu.

Sama halnya seperti tempat parkir, imbuh dia, toilet merupakan bagian dari fasilitas yang diberikan kepada pengguna jalan tanpa adanya pungutan tambahan.

Baca: Seharga Belasan Juta Rupiah, Inilah Kelinci Monster Miliki Irfan Hakim

Baca: Prediksi Skor Persela Vs Persib, Maung Bandung Ingin Putus Tren Negatif Seusai 3 Kekalahan Beruntun

Sebelumnya, Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Rest Area Indonesia (Aprestindo) R Widie Wahyu mengusulkan, adanya dua macam toilet di rest area yaitu berbayar dan gratis.

Dari sisi perawatan, keduanya akan mendapatkan porsi yang sama. Namun dari sisi fasilitas ada perbedaan.

Usulan pembedaan toilet tersebut muncul lantaran biaya perawatan yang cukup besar. Kendati enggan menyebutkan berapa nilai pastinya, namun Widie mengungkapkan, cukup signifikan.

"Kalau untuk rest area yang ramai itu untuk air saja bisa sampai puluhan juta. Belum listrik, belum lagi sabun, pembersih dan lain-lainnya," kata Widie di Kementerian PUPR, Jumat (2/8/2019).

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "BPJT Tak Setuju Usulan Toilet Berbayar di Rest Area"

Editor: Sanusi
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved