Polisi Catat 5 Kasus Kejahatan Seksual Bermodus Perdukunan di Lahat, Korbannya Rata-rata Ibu Muda

Warga Lahat dalam beberapa hari ini dihebohkan dengan aksi dukun cabul yang dengan korbannya ibu muda.

Polisi Catat 5 Kasus Kejahatan Seksual Bermodus Perdukunan di Lahat, Korbannya Rata-rata Ibu Muda
TribunnewsBogor.com/Mohamad Afkar Sarvika
Ilustrasi pelaku kejahatan. 

TRIBUNNEWS.COM, LAHAT - Warga Lahat dalam beberapa hari ini dihebohkan dengan aksi dukun cabul yang dengan korbannya ibu muda.

Ternyata kejahatan seksual bermodus dukun tersebut sudah terjadi lima kali di Lahat, Sumatera Selatan.

PPA Satreskrim Polres Lahat mencatat korban dukun cabul yang terjadi di wilayah hukum Polres Lahat, merupakan ibu-ibu muda.

Sementara untuk motif atau modus operasi dukun cabul hampir mirip.

Pelaku biasanya berpura-pura melakukan pengobatan di luar nalar medis.

Kapolres Lahat, AKBP Ferry Harahap, melalui Kasat Reskrim, AKP Satria Dwi Darma, didampingi Kanit PPA Satreskrim Polres Lahat, Ipda Omin Suhandi mengatakan, sejak menjabat mulai 2006 lalu, tercatat ada lima kasus pemerkosaan dengan modus dukun cabul.

Baca: Aksi Perampokan Money Changer di Denpasar Digagalkan Seorang Wanita, Ini Asal Usul Pelakunya

Baca: Pria di Gianyar Todongkan Pistol ke Dada Pengelola Kafe Karena Dihalangi Saat Hendak Masuk

Baca: Kualitas Udara Jakarta Menurun, Pilihlah Waktu Ini Bila Anda Ingin Berolahraga

Dintaranya pada tahun 2010 di Kecamatam Kikim Selatan, tahun 2012 di Desa Karang Dalam, Kecamatan Lahat Selatan.

Tahun 2016 di Kelurahan Pasar Bawah, Kota Lahat, dan dua kasus di Kota Lahat tahun 2019.

Dengan korban kebanyakan ibu-ibu muda.

"Semua tersangka kita jerat Pasal 286 KUHP. Kecuali satu perkara tahun ini dikenakan pasal 82 ayat 2 UU RI No 1 tahun 2016, karena korbannya anak bawah umur," kata Omin, Rabu (7/8/2019).

Halaman
1234
Editor: Adi Suhendi
Sumber: Tribun Sumsel
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved