Sebelum Masuk ke Penjualan Amunisi ke KKB, 3 Oknum TNI Bakal Jalani Penyidikan Kasus Disiplin

Dari masalah displin, terang Eko, Pomdam akan mendalami keterkaitan mereka terhadap penemuan ratusan amunisi di Mimika

Sebelum Masuk ke Penjualan Amunisi ke KKB, 3 Oknum TNI Bakal Jalani Penyidikan Kasus Disiplin
Kompas.com/Dhias Suwandi
Kapendam XVII/Cenderawasih Letkol CPL Eko Daryanto 

TRIBUNNEWS.COM - Pomdam XVII/Cendrawasih tengah memeriksa tiga oknum TNI, Pratu O, Pratu M dan Pratu DAT, tersangka kasus penjualan amunisi di Kabupaten Mimika, Papua.

Namun, proses penyelidikan kepada para tersangka tersebut dimulai melalui kasus displin di mana mereka dianggap tidak hadir tanpa izin (THTI).

Baca: TNI Menolak Diminta Mundur oleh Bupati Nduga: Kenapa Tak Serukan TPN OPM untuk Menyerahkan Diri?

Amunisi (Tribunnews.com/ Dennis Destryawan)
Amunisi (Tribunnews.com/ Dennis Destryawan) (Tribunnews.com/ Dennis Destryawan)

"Sementara penyidikan ditekankan masalah kasus pelanggaran THTI dulu, dari situ nanti bagaimana POM temukan indikasi lain. Jadi, sementara masalah disiplinnya dulu," ujar Kapendam XVII/Cenderawasih Letkol CPL Eko Daryanto, di Jayapura, Kamis (8/8/2019).

Dari masalah displin, terang Eko, Pomdam akan mendalami keterkaitan mereka terhadap penemuan ratusan amunisi di Mimika.

"Kami belum sampai ke sana, dari pihak POM utamakan kasus disiplinnya dulu, dari situ dikembangkan," ujar dia.

Eko menegaskan, ketiga tersangka tersebut akan diproses hukum sesuai ketentuan, meski kini prosesnya dimulai dari kasus disiplin.

"Kalau memang terbukti kami tidak main-main dengan hukumannya. Hukuman terberat bisa hukuman mati," kata dia.

Sebelumnya pada 23 Juli 2019, Satgas Nemangkawi menangkap seorang warga berinisial J yang membawa ratusan amunisi di Timika, Kabupaten Mimika.

Setelah didalami, amunisi tersebut ia beli dari 3 oknum TNI, yaitu Pratu O, Pratu M dan Pratu DAT.

Baca: Curiga KKB Papua Bisa Pasok Amunisi, TNI Bakal Selidiki Aliran Penyandang Dana OPM

Pratu DAT baru bisa ditangkap pada 4 Agustus 2019 di Sorong, Papua Barat, dan kini sudah ditahan di Pomdam XVII Cenderawasih.

Halaman
123
Editor: Imanuel Nicolas Manafe
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved