Senior Jadi Tersangka Tewasnya Siswa SMA Taruna, Pukul Perut WJ Saat MOS Hingga Pankreas Rusak

Tersangka diancam 15 tahun penjara dengan pasal 76 dan 80 UU nomor 35, thn 2014 tentang penganiayaan terhadap anak yang menyebabkan kematian.

Senior Jadi Tersangka Tewasnya Siswa SMA Taruna, Pukul Perut WJ Saat MOS Hingga Pankreas Rusak
Istimewa
WJ (14), siswa SMA Taruna Indonesia di Palembang yang diduga menjadi korban penganiayaan saat Masa Orientasi Sekolah (MOS), dikabarkan meninggal dunia, Jumat (19/7/2019) sekitar pukul 20.00 WIB. Korban WJ sebelumnya menjalani perawatan intensif selama enam hari di rumah sakit. 

TRIBUNNEWS.COM, PALEMBANG - Satreskrim Polresta Palembang menetapkan tersangka baru dalam kasus penganiayaan di SMA Taruna Indonesia Palembang.

Ia yakni AS (16) seorang siswa senior menjadi tersangka atas penganiayaan yang menyebabkan tewasnya WJ (16) saat kegiatan masa orientasi siswa (MOS) di sekolah SMA Taruna Indonesia, Kamis (8/8/2019).

AS yang merupakan tersangka kedua ini, setelah Obby Frisman (24) yang sebelumnya sudah ditetapkan sebagai tersangka atas kematian DBJ (14) dengan kasus penganiayaan di kegiatan yang sama, Mos.

Saat mengelar perkara, Kapolresta Palembang Kombes Pol Didi Hayamansyah didampingi Kasat Reskrim Kompol Yon Edi Winara, beserta jajaran Sat Reskrim Polresta Palembang, mengatakan, AS ditetapkan sebagai tersangka setelah penyidik melakukan pemeriksaan terhadap 26 saksi, olah tempat kejadian perkara (TKP), dan beberapa barang bukti, yang berupa Tali Webbing.

Baca: Segera Dibuka, BKN Usul Harus Pilih CPNS 2019 atau P3K/PPPK, Ada Tenaga Honorer yang Diprioritaskan

Baca: Dibantu Angkut Tumpahan Minyak, Pertamina Bayar Nelayan Rp 250 Ribu/Hari

Baca: ZODIAK KESEHATAN BESOK Ramalan Zodiak Kesehatan Jumat 9 Agustus 2019 Libra Pegal, Cancer Bugar

Baca: Download MP3 Mars Lagu PDI Perjuangan Lengkap dengan Video, Lirik Lagu, dan Cara Unduh MP3 di Sini!

"Dan dari hari rekam medis rumah sakit setelah kematian WJ, hasilnya ada organ vital yang tidak berfungsi, pankreas akut.

Kita selidiki dan akhirnya mengerucut kepada AS hingga akhirnya kita tetapkan sebagai tersangka," tegas Kapolresta, pada awak media.

Lanjut Didi Hayamansyah, diketahui dari hasil penyelidikan dan keterangan saksi, AS melakukan pemukulan di bagian perut korban WJ selama 2 hari terakhir kegiatan MOS. Pertama korban dipukul 2 kali pada Selasa (9/7) dan 3 kali pada Rabu (10/8/2019).

Tidak seperti DBJ, penganiayaan yang dialami WJ tidak langsung menyebabkan kematian.

WJ sempat dilarikan ke dua rumah sakit yang berbeda.

Di RS Karya Asih, WJ menjalani operasi atas diagnosa usus terbelit.

Halaman
123
Editor: Hendra Gunawan
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved