Breaking News:

Ditolak Pemilik Lahan, Eksekusi Proyek Pembangunan Bendungan di Deliserdang Batal

Proses eksekusi lahan untuk pembangunan proyek bendungan di Kecamatan Batangkuis, batal karena menuai penolakan dari pemilik lahan.

Istimewa
Proses eksekusi lahan untuk pembangunan proyek bendungan di Kecamatan Batangkuis, Deliserdang, Sumatera Utara oleh Pengadilan Negeri Lubukpakam, batal karena menuai penolakan dari pemilik lahan, Jumat (9/8/2019). 

"Kami minta eksekusi terhadap lahan klien kami ditunda," kata kuasa hukum pemilik lahan, Rohdalahi Subhi Purba.

Proses eksekusi ini sempat diwarnai ketegangan, antara panitera PN Lubukpakam dengan pemilik lahan.

Puluhan petani yang selama ini menggarap lahan itu dikerahkan pemilik lahan.

Pada lengan para petani itu, terikat pita berwarna merah putih.

Mereka bereaksi keras saat panitera membacakan surat penetapan eksekusi pengosongan lahan itu.

Perdebatan alot antara pemilik lahan, kuasa hukum dengan pihak pengadilan dan Kementerian PUPR juga berlangsung lama.

Baca: Tak Boleh Panggil Ahok, Megawati Akhirnya Hafalkan Nama Basuki Tjahaja Purnama

Pemilik lahan bersedia melepas lahan itu, asalkan harga yang ditawarkan sesuai menurut mereka.

Meski surat penetapan eksekusi telah dibacakan, proses pengosongan lahan itu terpaksa ditunda.

Pihak pengadilan tak mau ambil risiko karena kekuatan pengamanan tak memadai.

Terlebih, bantuan keamanan dalam proses eksekusi itu hanya dilakukan oleh Satpol PP.

Halaman
123
Editor: Dewi Agustina
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved