Tabrak Lari

Kisah Pilu Heriansyah, Korban Tabrak Lari yang Diseret Mobil 800 Meter Hanya Berdoa di Kolong Mobil

Kisah Pilu Heriansyah, Korban Tabrak Lari yang Diseret Mobil 800 Meter Hanya Berdoa di Kolong Mobil

Kisah Pilu Heriansyah, Korban Tabrak Lari yang Diseret Mobil 800 Meter Hanya Berdoa di Kolong Mobil
NET
ilustrasi kecelakaan - Kisah Pilu Heriansyah, Korban Tabrak Lari yang Diseret Mobil 800 Meter Hanya Berdoa di Kolong Mobil 

Kisah Pilu Heriansyah, Korban Tabrak Lari yang Diseret Mobil 800 Meter Hanya Berdoa di Kolong Mobil

TRIBUNNEWS.COM, PANGKAL PINANG- Sekira pukul 08.28 hingga pukul 08.32 pada Selasa (6/8/2019) barangkali adalah lima menit paling lama bagi Heriansyah (19).

Bagaimana tidak, dalam keadaan sadar sepenuhnya, ia terseret sejauh 800 meter dalam posisi di kolong mobil penabraknya.

Helm yang milil Heriansyah, korban tabrak lari di Kampung Opas, Pangkalpinang, Selasa (6/8/2019) pagi.
Helm yang milil Heriansyah, korban tabrak lari di Kampung Opas, Pangkalpinang, Selasa (6/8/2019) pagi. (Grup WA)

"Sejak mulai ditabrak, terseret di bawah kolong mobil sejauh 800 meter hingga saya keluar dari kolong mobil, saya sadar sepenuhnya," kata Heriansyah kepada Bangkapos.com.

 Seret Korban Sejauh 800 Meter, Deva Pelaku Tabrak Lari Harus Mendekam di Sel Tahanan

Kondisi Heriansyah yang masih terbaring dengan berbagai perban yang menyelimuti lukanya.
Kondisi Heriansyah yang masih terbaring dengan berbagai perban yang menyelimuti lukanya. (Bangkapos.com/Rizky Irianda Pahlevy)
Untuk itu, ia mengaku hanya bisa berdoa, bersholawat dan jika harus berakhir hidupnya saat itu, ia diberi akhir yang baik.

"Saya terus berdoa agar mobilnya berhenti. Tapi ternyata mobil itu terus menyeret saya.

Kebetulan helm yang saya kenakan juga nyangkut di bagian bawah mobil," imbuhnya.

Halaman Selanjutnya>>>>>>

Editor: bunga pradipta p
Sumber: Bangka Pos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved