Tubuh Imam Syafii, Korban Terbenam Lumpur di Sukomanunggal Surabaya Belum Ditemukan

Tim SAR Gabungan masih mencari tubuh Imam Syafii, pekerja pabrik sepatu yang terbenam lumpur di Jalan Sukomanunggal, Surabaya, Sabtu (10/9/2019).

Tubuh Imam Syafii, Korban Terbenam Lumpur di Sukomanunggal Surabaya Belum Ditemukan
TribunJatim.com/Luhur Pambudi
Petugas masih berupaya mencari tubuh korban Imam Syafii pekerja pabrik sepatu yang terbenam luberan lumpur di Jalan Sukomanunggal, Surabaya, Sabtu (10/9/2019). TribunJatim.com/Luhur Pambudi 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Luhur Pambudi

TRIBUNNEWS.COM, SURABAYA - Tim SAR Gabungan masih mencari tubuh Imam Syafii, pekerja pabrik sepatu yang terbenam lumpur di Jalan Sukomanunggal, Surabaya, Sabtu (10/9/2019).

Hingga pukul 21.35 WIB, belum ada tanda-tanda keberadaan tubuh Imam Syafii di lokasi terakhir dia terpendam luberan lumpur akibat tanggul penampungnya ambruk.

Kapolsek Sukomanunggal Kompol Muljono menuturkan, mekanisme proses pencarian pada korban menggunakan cara manual.

Yakni dengan cara menyemprot langsung ke area yang diduga sebagai titik terakhir hilangnya tubuh Imam Syafii karena terbenam lumpur.

"Kami menyemprotkan air kemudian lumpur yang ada di lokasi korban tertimbun disemprot yang bisa tersingkirkan," katanya saat ditemui di lokasi, Sabtu (10/8/2019).

Baca: Presiden Jokowi dan Ibu Negara Iriana Salat Idul Adha bersama Warga di Kebun Raya Bogor

Muljono mengungkapkan, proses pencarian terhadap Imam Syafii didasarkan atas informasi yang disampaikan dua orang rekan korban.

"Upaya pencarian kami tadi berdasarkan informasi yang disampaikan oleh dua orang temannya tadi," ujarnya.

Pantauan di lokasi sejak pukul 19.30 WIB, Tim SAR gabungan sudah memulai aktivitas pencarian pada korban.

Sekitar enam orang petugas yang mengenakan seragam yang berbeda-beda berupaya menyemprotkan air melalui sebuah selang yang mereka bawa.

Halaman
12
Editor: Dewi Agustina
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved