8 Fakta Pembunuhan SPG di Bali : Pelaku Jadi Gigolo, Korban Kurang Puas dengan 'Pelayanan' Pelaku

Berikut delapan fakta pembunuhan SPG di Bali, dari pelaku yang mengaku berprofesi menjadi gigolo hinga korban kurang puas dengan 'pelayanan' pelaku.

8 Fakta Pembunuhan SPG di Bali : Pelaku Jadi Gigolo, Korban Kurang Puas dengan 'Pelayanan' Pelaku
tribun bali/dok. pribadi
Berikut delapan fakta pembunuhan SPG di Bali, dari pelaku yang mengaku berprofesi menjadi gigolo hinga korban kurang puas dengan 'pelayanan' pelaku. 

Berikut delapan fakta pembunuhan SPG di Bali, dari pelaku yang mengaku berprofesi menjadi gigolo hinga korban kurang puas dengan 'pelayanan' pelaku.

TRIBUNNEWS.COM - Kasus pembunuhan Sales Promotion Girl (SPG) di Bali telah menemukan titik terang.

Pembunuh korban, Bagus Putu Wijaya alias Gus Tu, berhasil ditangkap pada Kamis (8/8/2019) malam.

Berbagai fakta mengenai pembunuhan SPG di Bali bernama Ni Putu Yuniawati itu pun terungkap.

Fakta-fakta mencuat, dari pelaku yang ternyata gigolo, hingga aksi Bagus Putu Wijaya yang dilatarbelakangi kekesalan atas perkataan korban.

Baca: Pembunuhan SPG Cantik, Bagus Mengaku Lelaki Penjaja Cinta, Kalap Karena Omongan Korban

Baca: Kronologi Penangkapan Tersangka Pembunuhan SPG Cantik di Bali, Pelaku Bersembunyi di Rumah Istri

Apa saja fakta-fakta yang terjadi mengenai kasus pembunuha tersebut?

Berikut delapan fakta pembunuhan SPG di Bali, Ni Putu Yuniawati, oleh Bagus Putu Wijaya, dirangkum Tribunnews dari berbagai sumber :

1. Awal Perkenalan

Kapolresta Denpasar Kombes Pol Ruddi Setiawan mengatakan, kasus pembunuhan itu berawal saat korban bertemu dengan Bagus Putu Wijaya di media sosial.

Awalnya, Bagus Putu Wijaya mengaku ingin membeli mobil korban.

Halaman
1234
Penulis: Citra Agusta Putri Anastasia
Editor: Siti Nurjannah Wulandari
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved