Dua Pelaku Inces di Pringsewu Divonis 19 dan 18 Tahun Penjara

Putusan itu dibacakan dalam agenda sidang pembelaan, berlanjut ke sidang putusan yang digelar secara beruntut dalam satu hari, yakni Selasa 13 Agustus

Dua Pelaku Inces di Pringsewu Divonis 19 dan 18 Tahun Penjara
TribunLampung/Tri Yulianto
Terpidana JM (pakai rompi) usai jalani sidang pembelaan berlanjut ke sidang putusan. JM divonis 19 tahun sedangkan anaknya SM divonis 18 tahun 

Laporan Reporter Tribun Lampung Tri Yulianto

TRIBUNNEWS.COM, LAMPUNG- Hakim Pengadilan Negeri Tanggamus menjatuhkan vonis dua terdakwa perkara pecabulan terhadap anak dan adik kandung di Pringsewu yakni JM dan SM divonis 19 tahun dan 18 tahun.

Mereka juga divonis denda subsider masing-masing Rp 100 juta, dan jika tidak membayarnya maka diganti hukuman kurungan selama enam bulan.

Putusan itu dibacakan dalam agenda sidang pembelaan, berlanjut ke sidang putusan yang digelar secara beruntut dalam satu hari, yakni Selasa 13 Agustus 2019.

Seluruh sidang dipimpin hakim tunggal Farid Zuhri, yang dihadiri jaksa penuntut umum Alfa Dera, dan penasehat hukum terdakwa Oka Armed Rebanding.

Sidang digelar tertutup dan putusan hakim disampaikan Tri Baginda, Kasi Humas PN Tanggamus.

"Keduanya divonis berbeda, dengan vonis JM lebih berat. Sebab dia adalah ayah kandung korban yang semestinya melindungi dan mengasuh anaknya," ujar Tri.

Ia menambahkan, hakim menyatakan terdakwa terbukti secara sah dan menyakinkan bersalah melakukan kekerasan atau ancaman kekerasan, memaksa anak melakukan persetubuhan dengannya atau dengan orang lain.

Dilakukan oleh orang yang mempunyai hubungan keluarga, yang dilakukan secara berlanjut dan memaksakan hubungan seksual yang dilakukan terhadap orang yang menetap dalam lingkup rumah tangga yang dilakukan secara berlanjut.

Sedang untuk aturan hukum yang dikenakan terhadap dua warga Pekon Panggung Rejo, Kecamatan Sukoharjo, Kabupaten Pringsewu tersebut dua undang-undang, yakni tentang perlindungan anak dan kekerasan dalam rumah tangga.

Halaman
123
Editor: Eko Sutriyanto
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved